Diduga Bocor, Sidak BPOM ke Toko Penjual Obat Keras di Cilegon Nihil

Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)

CILEGON, TitikNOL - Operasi mendadak Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) Banten ke sejumlah toko kosmetik penjual obat keras di sejumlah wilayah di Kota Cilegon, nihil.

Pasalnya, beberapa toko kosmetik yang diduga menjual obat keras tanpa resep yang sebelumnya akan disidak, malahan tutup.

Diduga, sidak yang dilakukan oleh pihak BOPM ini sudah bocor sebelumnya. Karena, tidak satupun toko kosmetik diduga menjual obat keras, yang membuka tokonya.

Informasi yang dihimpun TitikNOL, toko kosmetik yang diduga menjual obat keras secara bebas itu baru hari ini melakukan penutupan toko.

"Baru ini tutup, kemarin-kemarin buka terus," kata salah satu narasumber TitikNOL yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di sekitar toko obat di Cilegon, Jumat (3/5/2019).

Sementara, Kasi Inspeksi l BPOM Serang, Prambandaru Bismo mengungkapkan, Dinas Kesehatan Kota Cilegon dan Polresta Cilegon sebelumnya sudah melakukan sidak di beberapa toko obat di wilayah Ciwandan dan Citangkil.

"Info dari Dinkes sudah ada pengerebekan dari Polres untuk wilayah Ciwandan dan Citangkil," katanya.

Pantauan TitikNOL, sampai saat ini pihak BPOM didampingi Dinas Kesehatan Cilegon sedang menelusuri beberapa toko yang menjual obat keras. (Lib/TN1)

Komentar