Diduga Gagal Kontruksi, Jembatan Gantung Desa Suakan Nyaris Ambruk saat Dikerjakan

Jembatan gantung permanen di Desa Suakan, Kecamatan Bayah yang didanai APBD Kabupaten Lebak. (Foto: TitikNOL)
Jembatan gantung permanen di Desa Suakan, Kecamatan Bayah yang didanai APBD Kabupaten Lebak. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL – Jembatan gantung permanen di Desa Suakan, Kecamatan Bayah yang didanai APBD Kabupaten Lebak nyaris ambruk. Padahal, pembangunan jembatan gantung permanen tersebut masih dalam tahap pengerjaan oleh pihak kontraktor pelaksana PT. Batu Indah Langgeng.

Seperti diketahui, nilai anggaran pembangunan jembatan ini mencapai Rp3 miliar, yang bersumber dari APBD 2020 Kabupaten Lebak. Besarnya anggaran itu untuk membiayai pembangunan jembatan gantung permanen sepanjang 65 meter dan lebar 1,7 meter.

Dari informasi yang dihimpun TitikNOL, jembatan gantung permanen itu nyaris ambruk saat tengah dalam pelaksaanan pengerjaan. Tali seling jembatan itu putus, sehingga kondisi kontruksi jembatan miring. Proses pekerjaan pun diperkirakan sudah mencapai 60 persen.

"Itu keteledoran, saya sempat ngobrol dengan pekerja proyek jembatan gantung itu. Mereka menyebut pemasangan tali seling kependekan," ujar sumber TitikNOL yang minta dirahasiakan identitasnya.

Dikonfirmasi, Sekretaris Dinas PUPR Lebak, Irvan Suryatupika, mengaku telah menerima laporan terkait ambruknya jembatan tersebut.

"Kami terima kemarin (Selasa, red), dikerjakan kontraktor PT. Batu Indah Langgeng," singkatnya. (Gun/TN1)

Komentar