LEBAK, TitikNOL - Oknum anggota Brimob berpangkat Bripda berinisial TI yang bertugas di Kabupaten Lebak Selatan babak belur dihajar warga Kampung Panggarangan RT02/01, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Kamis (18/8/2016), sekira pukul 02.00 WIB.
Dari informasi yang di peroleh, peristiwa ini bermula dari kedatangan TI ke rumah JJ (40), warga setempat, yang merupakan istri dari NJ, kepsek salah satu sekolah di kecamatan itu.
Saat itu, NJ sedang tidak berada di rumah. Karena itulah warga curiga menyikapi kedatangan TI, tengah malam.
Warga kemudian melakukan pengintaian di sekitar rumah yang didatangi oknum Brimob tersebut. Selang 20 menit, oknum Brimob itu keluar lewat pintu belakang rumah JJ.
Warga lalu menyergap dan menanyai TI, oknum Brimob tersebut mengelak tengah berselingkuh. Alih-alih mengaku selingkuh, si oknum malah mengaku tengah patroli malam.
Warga lalu geram, akhirnya oknum tersebut jadi bulan-bulanan massa hingga babak belur.
Kepala Desa Panggarangan, Buharta, membenarkan peritiwa tersebut. Ia mengatakan, oknum Brimob kemudian dibawa kepada dirinya. Si oknum kemudian ia antarkan ke asrama Brimob di Desa Panggarangan.
"Kejadiannya sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Sekarang ini, pihak Brimob ingin minta di fasilitasi untuk musyawarah dengan suami JJ. Tapi suaminya ingin dilanjut saja prosesnya," ujar Buharta melalui sambungan telepon seluler, Jumat (19/8/2016).
Terpisah, Kapolsek Panggarangan, AKP Aan Suwanda, mengatakan jika kronologis kasus ini belum diketahui secara detail. Namun, pihaknya mengakui ada peristiwa oknum anggota Brimob babak belur dihajar warga.
"Kami sudah bertemu dengan sejumlah anggota dan pimpinan Brimob di Mapolsek tadi. Sepertinya kedua belah pihak akan musyawarah. Korban pemukulan oleh warga sudah dibawa ke rumah sakit umum Malingping," katanya.
"Tidak benar kalau ada isu pihak Brimob akan melakukan sweeping atau penyerangan balik ke warga. Semua sudah kondusif kok," tambah Aan. (Gun/quy)