Dihantam Ombak Besar, Seorang Nelayan di Lebak Selatan Hilang

Pol Airud Binuangan dan Anggota Polsek Wanasalam dibantu sejumlah nelayan tengah melakukan pencarian jasad Erik seorang nelayan yang hilang di pantai Tanjung Panto. (Foto: Ist)
Pol Airud Binuangan dan Anggota Polsek Wanasalam dibantu sejumlah nelayan tengah melakukan pencarian jasad Erik seorang nelayan yang hilang di pantai Tanjung Panto. (Foto: Ist)


LEBAK, TitikNOL - Seorang nelayan warga Kampung Tanjung Panto RT17/RW04, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak bernama Erik (28), dilaporkan hilang dihantam ombak besar saat tengah berada di Bagang (perahu rumah) untuk mencari ikan di area tangkap ikan pantai Tanjung Panto.

Informasi yang diperoleh, kejadian berawal saat korban pada Kamis (30/11/ 2017) kemarin, sekira pukul 15.00 WIB, diantarkan temannya bernama Solihin (40) menuju ke lokasi Bagang (perahu rumah) untuk mencari ikan menggunakan perahu Diesel.

Namun, ketika Solihin menjemput Erik (Korban) ke lokasi Bagang pada pagi hari tadi sekira pukul 05.30 WIB, Jumat (01/12/2017), Erik malah tidak ditemukan berada di Bagang.

Solihin hanya menemukan lampu Bagang menyala dan jaket korban yang masih tergantung di dalam Bagang.

AKP Riyadi Kapolsek Wanasalam, membenarkan adanya laporan hilangnya seorang nelayan yang tengah mencari ikan di sebuah Bagang di Pantai Tanjung Panto.

"Iya benar, ini masih di lapangan sekarang. Sejumlah rekan nelayan teman korban saat ini masih turut membantu melakukan pencarian, kita sedang menunggu," ujar Riyadi.

Riyadi menjelaskan, dugaan sementara bahwa korban terhantam oleh ombak yang cukup tinggi saat tengah berada di Bagang.

"Sudah tujuh hari cuaca dan gelombang tinggi melanda wilayah pantai Selatan dan keterangan saksi bahwa korban memiliki riwayat sering mengalami sakit kepala," tukas Riyadi.

Saat ini, pihak kepolisian setempat sudah berkordinasi dengan Pol Airud Binuangeun dan dibantu nelayan, dengan menurunkan tujuh perahu kincang, melakukan pencarian Korban di sekitar lokasi kejadian. (Gun/red)


Komentar