Dikepung Debu Limbah Karbon, Warga Desak DLH Cilegon Turun Tangan

Armiti, Ketua RT 03 RW 05 lingkungan Makamaja, Kelurahan Rawa Arum saat menunjukan bukti debu limbah karbon kepada wartawan. (Foto: TitikNOL)Armiti, Ketua RT 03 RW 05 lingkungan Makamaja, Kelurahan Rawa Arum saat menunjukan bukti debu limbah karbon kepada wartawan. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Warga lingkungan Makamaja, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon terus mengeluhkan debu atau limbah karbon yang diduga bersumber dari PT Cabot Indonesia.

Ketua RT 03 RW 05 lingkungan Makamaja, Armiti mengungkapkan, sejak terjadinya pencemaran limbah karbon tersebut, sudah banyak warga terutama anak-anak mengalami batuk-batuk dan gangguan pernafasan.

Namun, sampai dengan saat ini pihak dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon belum pernah datang ke warga untuk menanyakan langsung terkait dugaan pencemaran limbah karbon tersebut.

Baca juga: Jika Cemari Lingkungan, PT Cabot Indonesia Bisa Diproses Hukum

"Dengan ini saya berharap kepada pihak DLH agar segera turun untuk mengatasi pencemaran limbah karbon yang kini terus menghujani pemukiman kami ," kata Armiti, sembari menunjukan debu limbah karbon kepada wartawan, Rabu (1/2/2017).

Armiti juga menyesalkan pihak PT Cabot Indonesia yang sulit ditemui. "Kami itu hanya ingin menemui manajemen tujuannya untuk menanyakan terkait dengan pencemaran ini. Terus bagimana solusinya supaya tidak ada lagi pencemaran. Kami tidak ada kepentingan lain, apalagi meminta uang kepada perusahaan," katanya. (Ardi/Rif)

Komentar