Ditanam Warga Binaan, Lapas Cilegon Panen Perdana Melon Madu

Walikota Cilegon, Edi Ariadi saat panen melon madu di halaman Lapas Kelas III Cilegon. (Foto: TitikNOL)Walikota Cilegon, Edi Ariadi saat panen melon madu di halaman Lapas Kelas III Cilegon. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Sebanyak 4 ton melon madu yang ditanam warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cilegon, dipanen. Mereka warga binaan diberdayakan budidaya melon madu tersebut sembari menunggu surat keputusan (SK) pembebasan.

Walikota Cilegon, Edi Ariadi yang hadir pada kesempatan itu menjadi orang pertama yang panen perdana melon madu tersebut.

Perlu diketahui melon madu yang merupakan khas Cilegon ini mulai ditanam sejak Desember 2018 lalu, setelah 120 hari masa tanam, melon berwarna kuning itu akhirnya memasuki masa panen.

"Kita memberikan beberapa pengetahuan dalam upaya untuk memberi skil ketika mereka (warga binaan) bebas dari Lapas Cilegon, salah satunya budidaya melon ini,"kata Kepala Lapas Kelas III Cilegon, Heri Arisusila, Senin (25/2/2019).

Total 4 ton melon madu itu ditanam di tanah seluas kurang lebih 2 hektare. Setelah dipanen, melon akan dipasarkan di pasar tradisional dan supermarket sekitar Cilegon.

Melon madu ini diketahui sudah dipasarkan ke berbagai supermarket yang ada di wilayah Banten. Bahkan, penjualannya sudah sampe luar Banten.

"Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah mensenyelaraskan program Kemenkumham di bidang asimilasi bagi warga binaan khususnya bidang pertanian," ujarnya. (Ardi/TN2) .

Komentar