LEBAK, TitikNOL – Beras untuk rakyat miskin (Raskin), nampaknya masih menjadi sasaran empuk sejumlah oknum kepala desa di Kabupaten Lebak untuk meraup keuntungan pribadi. Mereka pun berupaya menutupi akal bulusnya demi mulusnya praktek kotor yang dijalankan.
Seperti yang terlihat di desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Burhanudin, kepala desa di desa itu malah menutup-nutupi kepada wartawan, saat ditanya mengenai pendistribusian raskin Juni dan Juli 2016 di desanya.
Bahkan, Burhanudin berbohong kepada wartawan jika dirinya bukan kepala desa, melainkan hanya sekretaris desa, saat ditanya lebih detail mengenai pendistribusian raskin di desanya.
"Saya bukan kades, saya carik (Sekdes, red). Pak kades lagi ke Tangerang," elaknya dengan nada sinis kepada wartawan, saat ditemui di gudang raskin yang berada persis di depan rumahnya, Sabtu (28/5/2016).
Burhanudin pun enggan memperlihatkan kualitas raskin yang akan disalurkannya, kendati wartawan berusaha ingin mengambil gambar raskin yang terlihat menumpuk di ruang kantor desanya.
Sebelumnya, Burhanudin sempat didemo warganya sendiri, lantaran dituding telah melakukan penyelewengan dana desa. Burhanudin pun dikenal warganya sebagai pemimpin yang arogan. (Gun/red)