LEBAK, TitikNOL - Puluhan warga Desa Paja, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, menggelar aksi unjukrasa di lokasi kandang ayam potong yang berlokasi di desa setempat, Kamis (25/4/2019).
Dalam aksinya, warga memprotes keberadaan dan aktivitas kandang ayam tersebut. Sebab, selain menyebabkan bau tak sedap dan menimbulkan banyak lalat, warga juga mengaku resah, karena kerap bermunculan anjing liar di sekitar kandang ayam dan di lingkungan pemukiman warga.
Nasrullah, Korlap aksi mengatakan, keberadaan dan aktivitas kandang ayam potong di desanya itu sudah mencemari lingkungan permukiman warga.
Menurutnya, keberadaan kandang ayam menyebabkan bau tak sedap dan menimbulkan banyak lalat dan sering bermunculan anjing liar.
"Iya, akibat adanya kandang ayam menimbulkan bau dan banyak lalat juga banyak anjing liar," ujar Nasrullah.
Dijelaskannya, pemilik sebelumnya menjanjikan akan memberikan konpensasi kepada warga terdampak setiap panen. Namun kata Nasrullah, pemilik tidak menepati janjinya.
"Janjinya setiap panen pemilik mau memberi konpensasi kepada masyarakat, tapi pemilik ingkar janji," katanya.
Oleh karena itu lanjut Nasrullah, pihak pemilik selaku pengusaha agar bertanggungjawab atas dampak yang ditimbulkan.
"Pemerintah daerah harus bertindak tegas apabila peternakan tersebut terbukti ilegal," tukas Nasrullah.
Sementara, Nana, pemilik kandang ayam saat dilakukan mediasi yang dihadiri perwakilan dari warga, Kades, anggota Polsek dan Koramil Sajira, di kantor Desa Paja, Kecamatan Sajira, pemilik menyampaikan permohonan maaf.
"Saya mohon maaf atas kelalaian saya, dan saya akan merealisasikan janji saya," ungkap Nana. (Gun/TN1)