Sabtu, 5 April 2025

DPK Kota Serang Salurkan 500 Buku Untuk Komunitas Baca

Kasi Pengelolaan Perpustakaan pada DPK Kota Serang saat menyerahkan bantuan buku dari Perpusnas
Kasi Pengelolaan Perpustakaan pada DPK Kota Serang saat menyerahkan bantuan buku dari Perpusnas

SERANG, TitikNOL - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Serang, menyalurkan 500 bantuan buku untuk komuntas baca.


Kepala DPK Kota Serang, Wahyu Nurjamil mengatakan, penyaluran bantuan buku bertujuan untuk meningkatkan daya minat baca warga.


"Dari masyarakat atau komunitas baca mengajukan proposal kepada DPK, kami hanya memfasilitasi sebagai bentuk meningkatkan minat baca," katanya, Jumat (3/12/2021).


Ia menegaskan, DPK memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan yang mudah kepada masyarakat dalam bahan bacaan. Sehingga, penyaluran terhadap komunitas baca dinilai langkah yang tepat dari kolaborasi meningkatkan pengetahuan.


"Syaratnya itu harus ada pemohon, kita teruskan ke Pusat pengembangan perpustakaan umum dan khusus Perpusnas (Perpustakaan Nasional). Kolaborasi penting untuk semangat baca," tegasnya.


Sementara itu, Kasi Pengelolaan Perpustakaan pada DPK Kota Serang, Kamalludin menambahkan, ada 500 buku yang disalurkan kepada komunitas baca dengan judul bacaan yang berbeda-beda.


"Itu ada 500 buku. Dengan adanya bantuan buku itu bisa meningkatkan minat baca dan lebih bervariasi agar referensinya lebih beragam," ujarnya.


Ia mengaku sangat beruntung pengajuan permintaan bantuan buku ke Perpustakaan Nasional cukup cepat. Mengingat, banyak yang antre dari berbagai daerah di Indonesia.


"Cuma kita ngantri karena permintaanya banyak. Kita beruntung dapat bantuan," paparnya.


Terpisah, Ketua komunitas baca Kajian Literasi Sejarah Islam (KLSI) Riki Riyadi menuturkan, dengan adanya bantuan penyaluran buku, bagian wujud nyata Pemkot Serang dalam meningkatkan pengetahuan generasi muda Kota Madani.


"Alhamdulillah kami bersyukur dapat bantuan 500 buku. Ini bentuk nyata Pemkot Serang dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) kaya dengan pengetahuan," tuturnya.


Ia menilai, fasilitas buku yang diberikan bukti konkret dalam mengejawantahkan Undang-undang Dasar 1945 alenia ke empat yakni mencerdaskan kehidupan Bangsa.


Dengan bantuan buku itu, pihaknya akan menyusun program seperti pameran buku. Sebab sejatinya, penikmat dan penerima manfaat dari buku harus masyarakat.


"Dengan buku ini, kami akan menyusun langkah selanjutnya agar masyarakat luas dapat terlayani dengan pelayanan bacaan lebih dekat. Kita buka peminjamaan," paparnya. (TN3)

Komentar