Duh, Warga di Lebak Keluhkan Maraknya Ranmor dan Pencurian Hewan Ternak

Ilustrasi pencuri. (Dok: Rimanews)
Ilustrasi pencuri. (Dok: Rimanews)

LEBAK, TitikNOL – Warga Lebak tepatnya di dua wilayah kecamatan Cilograng dan Bayah, mengeluhkan kerap terjadinya pencurian sepeda motor (curanmor) dan pencurian hewan ternak.

Dikatakan Erwin Komara Sukma, Mantan Kepala Desa (Kades) Sawarna yang juga mantan anggota DPRD Lebak, belakangan ini di wilayah kecamatan Cilograng dan Bayah seringkali terjadi pencurian sepeda motor dan pencurian hewan ternak.

"Bulan yang lalu satu malam sampai empat unit sepeda motor yang hilang, malam selasa kemarin terjadi pencurian lima ekor kambing dan sore harinya kembali terjadi pencurian sepeda motor milik saudara Wawan, warga kampung Cisujen, desa Sawarna," ungkap Erwin kepada TitikNOL, Kamis (8/12/2016).

Menurut Erwin, pihaknya belum mendengar ada pelaku pencurian tersebut yang sudah tertangkap. Dirinya juga mengaku sudah banyak menghimbau kepada warga, agar melaporkan setiap peristiwa pencurian itu, baik ranmor maupun pencurian hewan ternak kepada pihak kepolisian setempat.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Bayah, AKP Sadimun mengatakan, polsek Bayah telah bekerja keras untuk tetap selalu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang nomor 2 tahun 2002 pasal 13.

Menurut Sadimun, untuk peristiwa pencurian ternak hewan pihaknya belum menerima laporan dari korban. Namun kata dia, terkait curanmor pihaknya baru satu korban yang melaporkan ke Mapolsek Bayah.

"Untuk ranmor ada laporan. Ada dua kejadian ranmor dalam dalam satu minggu dan satu orang korban sudah laporan. Kalau pencurian hewan ternak tidak ada laporan. Tapi informasi dari warga akan kami cek lagi," ujar Sadimun.

"Kami siap melayani dan tindak lanjuti sumua laporan dan aduan dari masyarakat. Selain itu, bagi masyarakat wajib bisa mengamankan harta miliknya dan keluarganya," tambahnya.(Gun/Rif)

Komentar