Empat Penambang Emas Ilegal di Lebak Tewas Tertimbun Longsor, Tiga Luka Berat

Salah satu korban tertimbun longsor yang berhasil dievakuasi saat mendapatkan penanganan medis. (Foto: Istimewa)Salah satu korban tertimbun longsor yang berhasil dievakuasi saat mendapatkan penanganan medis. (Foto: Istimewa)

LEBAK, TitikNOL – Bencana tanah tanah longsor di kabupaten Lebak kembali terjadi. Kali ini menimpa kawasan pertambangan emas ilegal yang berlokasi di pinggir bantaran sungai blok Cikopo Gunung Halimun-Salak, Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Selasa (6/12/2016).

Dari informasi yang diperoleh, kejadian sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa nahas itu terjadi saat kondisi hujan lebat, sementara sejumlah Penambang Emas Tanpa Ijin (Peti) alias Gurandil, sedang berada di lokasi tempat istirahat sambil menunggu dan mengolah emas hasil tambang.

Namun tiba-tiba, hujan lebat membuat bantaran sungai di wilayah Gunung blok Cikopo longsor dan menimpa sejumlah penambang yang sedang istirahat di saung-saung area bantaran sungai.

Akibat kejadian tersebut, empat penambang meninggal sementara penambang yang mengalami luka berat dan ringan ada tiga orang. Belum diketahui identitas masing-masing korban.

Kejadian itupun dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Cibeber Aiptu Agus. Namun Agus belum bisa merinci nama-nama korban meninggal dan luka berat karena masih menunggu petugas yang masih menuju lokasi kejadian, yang jarak tempuh mencapai lima jam dari kantor Mapolsek.

"Iya benar informasinya seperti itu. Tapi detailnya seperti apa kejadiannya belum tahu. Nanti perkembangan infonya di kabari, anggota lagi ke TKP kang, perjalanan ke TKP sekitar 5 jam jalan kaki. Jadi belum bisa dihubungi, kebetulan saya ada kegiatan di luar, jadi sama-sama nunggu informasi kang," tukasnya. (Gun/red)

Komentar