Fotonya Dikabarkan Meninggal dalam Aksi di Bawaslu, IRT di Tangsel Lapor Polisi

Aksi 22 Mei di depan Kantor Bawaslu. (Dok: Suara)Aksi 22 Mei di depan Kantor Bawaslu. (Dok: Suara)

TANGSEL, TitikNOL - Merasa tidak terima fotonya digunakan secara tidak seizin, sebagai kabar dalam media sosial dan berita pemberitaan media online, seorang ibu rumah tangga bernama Febrina Pricila mengadu ke Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

Seperti informasi yang diperoleh TitikNOL, dalam foto itu Febrina Pricila dikabarkan meninggal dunia menggunakan nama Margaretha Nainggolan.

Dalam foto itu, Margaretha Nainggolan dikabarkan meninggal karena tembakan gas air mata dalam kericuhan di Bawaslu.

"Aduan dari warga masyarakat pada hari Jumat 24 Mei 2019 pada Pukul 10.00 WIB, dengan identitas nama Febina Pricilia. Pengadu menyatakan bahwa foto yang bersangkutan tersimpan dalam memori HP digunakan secara tidak seizin pemilik foto, pengadu dibantu team multimedia Polres Tangerang Selatan kemudian membuat video klarifikasi," terang Kasatreskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho saat dikonfirmasi TitikNOL, Sabtu (25/5/2019).

Atas peristiwa tersebut, Polres Tangsel menyarankan kepada pengadu untuk klarifikasi kepada dewan pers terkait pemberitaan yang menurut pengadu tidak sesuai.

Bahkan dengan adanya peristiwa itu, Polres Tangsel akan melakukan perkembangan atas kasus tersebut. Polres Tangsel akan berkoordinasi dengan subdit siber direktorat reskrimsus untuk melakukan penelusuran terkait akun medsos yang menyebarkan kabar tersebut. (Don/TN1).

Komentar