SERANG, TitikNOL – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, menggelar aksi unjuk rasa di lampu Merah Ciceri, Kota Serang, Kamis (12/3/2020).
Dalam aksi ini, mahasiswa memblokade jalur Lampu Merah dengan mengelilingi jalan, sehingga membuat sejumlah ruas jalan macet total.
Dalam orasinya, mahasiswa menilai jika Omnibus Law tidak pro terhadap rakyat dan mengancam masyarakat. Karena, poin dalam Omnibus dianggap lebih memanjakan investor dengan penyederhanaan izin.
"Selama ini sudah banyak tenaga kerja asing dimana-mana, ditambah dengan adanya Omnibus Law ini menunjukan pemerintah tidak pro terhadap rakyatnya," ujar salah satu mahasiswa dalam orasinya.
Mahasiswa juga menuntut, agar pemerintah menghapus sistem fleksibilitas kerja seperti outshorching maupun kontrak, juga menolak politik upah murah bagi pekerja maupun buruh.
"Sekali lagi Omnibus Law RUU cipta kerja adalah celaka bagi rakyat," sambungnya dalam orasinya.
Pantauan di lokasi, aksi mahasiswa menutup akses jalan lampu merah membuat kondisi lalu lintas macet. Pihak kepolisian yang mengawal jalannya aksi berupaya mengurai kemacetan. (Gat/TN1)
Gagal Nyalip, Pengendara Motor Tewas di Jalan Raya Cilegon-Anyer
Bos Sembako di Cilegon Jadi Korban Pembunuhan
Operasi Patuh 2022, Satlantas Polresta Serang Kota Edukasi Pelajar Tentang Tertib Lalu Lintas
Mitos Tanda-Tanda Wanita yang Sudah Tidak Perawan
2016, Anggaran Bantuan Hukum Masyarakat Miskin Terserap 100 Persen
Kakak Iman Ariyadi Terpilih jadi Wakil Wali Kota Cilegon
Capai Kesepakatan, MU Sudah Siapkan Gaji untuk Griezmann 