Gempa 4,8 Magnitude Goncang Pandeglang, Warga Panik

Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)
Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)

SERANG, TitikNOL – Gempa bumi dengan kekuatan 4,8 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Pandeglang pada Pukul 12:22 WIB, Senin, (10/02/2020). Gempa terjadi di 103 kilometer barat daya Kabupaten Pandeglang, dengan kedalaman 5 kilometer.

Salah satu warga Munjul, Kabupaten Pandeglang, Nia, mengaku panik lantaran gempa dirasa cukup besar. Selain itu, warga pun berhamburan keluar rumah karena takut tertimpa bangunan bagian rumah yang roboh.

"Iya, ada tadi 5 detik mah. Keluar rumah tadi lari karena takut ada atap yang roboh. Takut kayak yang di Sumur," katanya Kepada TitikNOL saat dihubungi.

Untuk sementara ini, tidak ada laporan korban jiwa atau bangunan yang rusak akibat gempa. Namun, sebagian warga hingga kini masih waspada.

"Tidak ada korban atau bangun yang rusak," tuturnya.

Sementara itu, Kasie Data dan Informasi BMKG Serang Tarjono menjelaskan, ditinjau dari lokasi epicenter dan kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempabumi yang terjadi merupakan gempabumi Dangkal akibat aktivitas penyesaran dalam Lempeng Eurasia.

"Hasil monitoring BMKG sementara belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan," jelasnya.
Menurutnya, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Malingping, Cijaku, Banjarsari, Binuangeun, Panggarangan, Cihara, Anyer dan Pandeglang dengan skala II MMI.

"Kepada Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG, karena BMKG akan terus memantau perkembangan gempabumi tersebut," tukasnya. (Son/TN1)

Komentar