Giat Jum'at Berkah, Polres Lebak Bagikan Sembako ke Puluhan Santri

Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana saat membagikan paket sembako kepada santriwan - santriwati Pondok Pesantren Nurul Falah di Kampung Pasirmalang, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Jum'at (06/11/2020). (Foto: TitikNOL)
Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana saat membagikan paket sembako kepada santriwan - santriwati Pondok Pesantren Nurul Falah di Kampung Pasirmalang, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Jum'at (06/11/2020). (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Bentuk kepedulian terhadap sesama di masa pandemi covid-19, Polres Lebak memberikan bantuan puluhan paket sembako kepada santriwan - santriwati Pondok Pesantren Nurul Falah di Kampung Pasirmalang, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Jum'at (06/11/2020).

Bantuan paket sembako tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana, didampingi sejumlah pejabat utama (PJU) dan anggota dilingkungan Polres Lebak.

Pemberian paket sembako dilakukan secara simbolis oleh Kapolres kepada perwakilan santriwan dan santriwati di Ponpes Nurul Falah.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Ade Mulyana mengatakan, Jum'at berkah ini merupakan kegiatan rutin Polres Lebak.

"Jum'at berkah yang dilaksanakan oleh Polres Lebak merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari jum'at, sesuai dengan jadwal bahwa hari ini jum'at berkah dilaksanakan di Ponpes Nurul Falah" katanya.

"Semoga dengan adanya giat Jum'at berkah ini dapat meringankan beban masyarakat yang saat ini masih dimasa pandemi covid-19" harap Kapolres Lebak.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Falah KH. Ahmad Rafiudin, mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan Jum'at berkah oleh Polres Lebak.

"Selamat datang kepada Bapak Kapolres Lebak di Ponpes Nurul Falah, semoga kita semua tetap diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Saya mengucapkan Terimakasih kepada Bapak Kapolres Lebak, mudah-mudahan bakti sosial yang diberikan oleh Kapolres Lebak kepada santriwan - santriwati Ponpes Nurul Falah dapat bermanfaat dan barokah," ungkap KH. Ahmad Rafiudin. (Gun/TN1)

Komentar