Habiskan Anggaran Rp21 M dari APBD Banten, Pembangunan Jalan Cikotok-Batas Jabar Amblas

Lokasi jalan amblas di Kampung Pasir Kuray, Desa Kuray Jaya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak yang amblas. (Foto: TitikNOL)Lokasi jalan amblas di Kampung Pasir Kuray, Desa Kuray Jaya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak yang amblas. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Pembangunan jalan Cikotok - Batas Jawa Barat yang dibiayai dari APBD Banten tahun 2019 senilai Rp21 miliar, dikeluhkan oleh warga. Pasalnya, hotmix amblas dan belah-belah meski belum lama dibangun.

Informasi yang diperoleh dari Abdul Aziz, Wakil Ketua Ormas Badak Banten, amblasnya jalan yang baru dibangun itu terjadi di ruas jalan Kampung Pasir Kuray, Desa Kuray Jaya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.

Menurut Aziz, penyebab jalan tersebut amblas, karena material yang digunakan untuk pengerasan jalan dari batu cadas campur tanah. Padahal yang dia tahu, harusnya menggunakan material angregat B yang berasal dari Kecamatan Malingping.

"Baru dua hari dihotmix, jalan di Pasir Kuray langsung amblas. Saya menyaksikan langsung di lapangan. Yang saya tahu, harusnya pakai agregat B dari Malingping, ini malah pakai batu cadas dari Pelabuhan Ratu," ujar Aziz saat dihubungi TitikNOL, Selasa (5/11/2019)malam.

Aziz pun kembali membeberkan soal adanya upaya curang pihak pelaksana pekerjaan, yang telah mencampur antara batu agregat B yang berasal dari Malingping dan batu cadas dari Pelabuhan Ratu.

"Mereka miks (mencampur, red) antara batu dari Malingping dan Pelabuhan Ratu. Saya pernah lihat langsung di lapangan. Makanya jalan yang amblas ini yang pelapisnya dari batu cadas. Sementara yang pakai batu agregat yang dari Malingping kondisinya masih bagus," bebernya.

Aziz pun mendesak, agar Pemprov Banten lebih maksimal dalam melakukan pengawasan kepada proyek-proyek infrastruktur yang bersumber dari APBD Banten.

Hingga berita ini diturunkan, TitikNOL masih berupaya meminta konfirmasi kepada PUPR Banten. (Lib/TN1)

Komentar