Haul ke 130, Pj Gubernur Banten Sebut Syekh Nawawi Al Bantani Inspirasi Tatanan Kehidupan

Pj Gubernur Banten Al Muktabar. (Foto: TitikNOL)
Pj Gubernur Banten Al Muktabar. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Pj Gubernur Banten Al Muktabar menghadiri Haul ke 130 Syekh Nawawi Al Bantani di Ponpes An Nawawi Tanara, Kabupaten Serang.

Kehadiran Pj Gubernur Banten Al Muktabar turut mendampingi Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dan Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, sebagai pengisi puncak Haul Syekh Nawawi Al Bantani.

Selain itu, hadir juga Menko Polhukam Mahfud MD, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Haul ke 130 Syekh Nawawi Al Bantani.

Al Muktabar mengatakan, Syekh Nawawi Al Bantani telah membentangkan peta jalan untuk menjalani kehidupan dengan baik.

“Di antaranya pemikiran guru bangsa itu, khususnya terkait dengan keislaman sebagai penggerak kehidupan, tidak saja di Indonesia tapi juga di berbagai negara,” katanya, Jumat dini hari (19/5/2023).

Ia menyebutkan, pemikiran mendasar Syekh Nawawi Al Bantani menjadi dasar semangat untuk membangun, saling menghargai, dan pemandu jalan kehidupan.

“Ada putaran ekonomi UMKM yang berjalan begitu luar biasa. Ada ribuan. Ini ada nilai tambahnya bagi provinsi Banten. Semua mempunyai makna,” ungkapnya.

“Syekh Nawawi dengan ajaran beliau menggerakkan berbagai hal, termasuk UMKM. Itu berkat pemikiran beliau ratusan tahun lalu,” terangnya.

Namun yang paling penting, kata Al Muktabar, nilai dasar kebenaran yang diajarkan Syekh Nawawi Al Bantani menginspirasi tatanan kehidupan dan pembangunan di Provinsi Banten.

“Beliau (Syekh Nawawi Al Bantani) menginspirasi kita dalam berbagai tata kehidupan baik fisik maupun non fisik. Dalam nilai itu terdapat nilai saling percaya dan berpikir positif,” paparnya.

“Itu sangat penting sebagai modal dasar kita dalam melakukan pembangunan. Serta ada hubungan disana antara ulama dan umaro,” jelasnya.

Terlebih lagi, pemikiran Syekh Nawawi Al Bantani dalam karyanya sangat relevan dipelajari karena sesuai dengan kondisi saat ini.

“Ulama pemikir dan umaro melakukan hal teknisnya. Tulisan keilmuan Syekh Nawawi Al Bantani dengan kondisi kekinian yang terus relevan,” tutupnya. (TN3)

Komentar