LEBAK, TitikNOL - Warga Desa Pamubulan, Kecamatan Bayah, yang sebelumnya bertahan di area belt conveyor di Kampung Sukarasa, Desa Pamubulan, kini membubarkan diri.
Sebelumnya, warga melakukan aksi penghentian paksa aktivitas belt conveyor, karena dianggap mengganggu kenyamanan warga.
Kades Pamubulan Ago Juhani mengatakan, mundurnya warga dsri lokasi tambang karena sesuai keputusan bersama antara BPD, tokoh masyarakat, para ketua RW, RT, warga bersama pemerintah desa Pamubulan.
Alasan lainnya, untuk menghindari bentrok antara warga dengan aparat yang sebelumnya bersiaga di lokasi tambang.
"Hasil rapat semalam dengan BPD, tokoh masyarakat, para ketua RW, RT dan warga bersama pemerintah desa, untuk menghindari bentrok dengan aparat dan demi keselamatan warga, maka warga menarik mundur dari aksinya," ujar Ago kepada wartawan, Selasa (12/6/2018)
Namun kata Ago, warga akan melakukan aksi kembali setelah lebaran, dengan cara melayangkan surat dan delik aduan kepada Pemerintah pusat dan Pemprov Banten.
"Suratnya nanti oleh warga akan disampaikan kepada pihak kementerian terkait dan Pemprov Banten, bila tidak ada tanggapan baru warga akan mendatangi pihak pemerintah provinsi Banten," tukasnya.
Usai warga membubarkan diri, PT Cemindo Gemilang pun kemudian menjalankan kembali aktivitas belt conveyor, dengan pengawalan ketat anggota kepolisian.
Terpisah, Sigit Indriyana Humas PT. Cemindo Gemilang saat diminta klarifikasi terkait hal tersebut belum merespons. (Gun/TN1)
Peduli Sesama, PT. Mayora Salurkan 2500 Bantuan Makanan di Pandeglang
Fajar/Rian Raih Gelar Juara Swiss Open 2019
Lagi Asik Main Judi Gaple, Dua Warga Diringkus Polisi
Lahan Pelabuhan Warnasari Mulai Diuruk dan Dibersihkan Pemkot Cilegon
Lantik Pengurus NasDem Cilegon, Wawan Targetkan Tambah Kursi di DPRD
Waspadai Gejala Overdosis Cafein
Di Tahun 2023, Masih Ada 240.402 Warga Banten yang Dolbon
Prediksi Pertandingan: Wolverhampton vs Manchester United 20 Agustus 2019
Isu Kampanye Negatif di Pilkada Cilegon Dinilai Tidak Efektif
Minim SDM, Proses Rekomendasi Usaha Tambang Lambat