HMI Lebak Desak DPRD Usut Tuntas Program BPNT

Ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat bersama sejumlah anggota DPRD dari Komisi III saat menemui massa HMI Cabang Lebak yang menggelar aksi demo carut marutnya program BSP/BPNT di depan gedung dewan. (Foto: TitikNOL)
Ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat bersama sejumlah anggota DPRD dari Komisi III saat menemui massa HMI Cabang Lebak yang menggelar aksi demo carut marutnya program BSP/BPNT di depan gedung dewan. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Sejumlah aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Lebak, menggelar aksi unjukrasa di depan gedung DPRD setempat, Senin (16/3/2020).

Dalam aksinya, massa HMI Cabang Lebak mendesak DPRD untuk mengusut tuntas carut marutnya program bantuan sosial pangan (BSP) yang sebelumnya bernama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Selain itu, HMI juga menyoal adanya MoU antara pihak agen/e- Warong dengan pihak supplier yang dinilai melanggar Pedoman Umum (Pedum) pada program bantuan sembako tersebut.

"Usut tuntas BPNT dari kepentingan, hilangkan MoU antara Supplier dan e-Warong. DPRD harus Pro Rakyat," teriak Embun Cahyana dalam orasinya.

Menurutnya, masalah program BPNT dirasa menciderai Pedoman Umum program BPNT dan berseberangan dengan UU perlindungan konsumen Nomor 8 Tahun 1999.

Baca juga: Komisi III DPRD Lebak Gelar RDP Soal Carut Marutnya Program BPNT

Masih adanya praktek MoU lanjut Embun, menjadikan program bantuan sembako kehilangan nilai kompetitif dan tak sedikit pula kasus keterlambatan penyaluran bantuan sembako yang disebabkan oleh adanya MoU tersebut.

"E-warong lebih sering menunggu bahan pangan dari pada mencarinya," ungkap Embun.

Kondisi itu terbukti saat digelarnya rapat dengar pendapat (RDP) oleh Komisi III DPRD Lebak dengan sejumlah pihak pada program bantuan sembako.

"Semua pihak yang hadir di RDP pun mengakui, adanya keterlambatan menyuplai sembako ke e-Warong oleh salah satu Supplier. Harga dan kualitas beras bahan pangan yang dipaketkan pun, dibicarakan dalam RDP itu," tegas Korlap Aksi.

Menanggapi aksi aktivis HMI Cabang Kabupaten Lebak yang menyoal program bantuan sosial pangan (BSP) berupa sembako tersebut, Dindin Nurohmat, Ketua DPRD Kabupaten Lebak mengatakan, apa yang menjadi aspirasi HMI akan menjadi rumusan DPRD untuk menentukan langkah selanjutnya kedepan.

"Kami DPRD mengucapkan terimakasih, kami juga perlu support dari masyarakat. Percayakan kepada kami, Kami di DPRD akan membahas semaksimal mungkin agar kondisi di Kabupaten Lebak ada perbaikan dan menjadi lebih baik," imbuh ketua DPRD Lebak saat menemui massa HMI yang menggelar aksi. (Gun/TN1)

Komentar