Ibu Hamil dan Warga Korban Longsor yang Tergigit Ular Berbisa Dievakuasi TNI

Sejumlah anggota TNI Yonif 320 Badak Putih saat evakuasi korban longsor. (Foto: TitikNOL)Sejumlah anggota TNI Yonif 320 Badak Putih saat evakuasi korban longsor. (Foto: TitikNOL)

BANTEN, TitikNOL - Anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI- AD) Yonif 320 Badak Putih, evakuasi warga korban bencana longsor yang terkena gigitan ular berbisa. Anggota TNI pun mengevakuasi ibu-ibu hamil.

Korban bencana yang terbakar gigitan ular dan ibu-ibu hamil dievakuasi dari atas gunung tempat pengungsian di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong.

Para anggota langsung sigap, setelah melihat seorang bapak (korban longsor) yang terkena gigitan ular, dengan memberikan pertolongan pertama lalu membawanya ke Puskesmas dengan mengunakan Helikopter.

Pasukan angkatan darat itu juga mengevakuasi seorang wanita hamil besar dengan menggunakan tandu, lalu membawanya dengan helikopter.

Imam, salah satu anggota TNI-AD Yonif 320 Badak Putih mengaku, korban bencana longsor terkena gigitan ular saat berada di pengungsian yang terletak di atas gunung.

"Kita ngevakuasi bapak-bapak kena gigit ular. Alhamdulillah tadi sudah dibawa sama heli," katanya kepada TitikNOL.

Dirinya berharap, agar masyarakat Kampung Cigobang yang mengungsi di atas gunung mau dievakuasi ke posko pengungsian yang ada di wilayah perkotaan yang lebih aman.

"Minta doanya saja supaya masyarakat mau turun, insyaallah besok sebagian mau turun," harapnya. (Lib/Tn1)

Komentar