Ibu Melahirkan di Lebak Ditandu Sebrangi Jembatan Gantung

Ilustrasi. (Dok: Detik)
Ilustrasi. (Dok: Detik)

LEBAK, TitikNOL - Seorang ibu yang melahirkan harus ditandu karena kendala jalan dan jembatan permanen yang rusak hanyut tergerus banjir bandang di Kabupaten Lebak, Banten.

Sang ibu ditandu oleh beberapa orang dengan sarung dan sebilah bambu. Peristiwa ibu melahirkan ditandu sebrangi jembatan gantung kembali terjadi, kali ini terjadi di desa Lebakgedong, kecamatan Lebakgedong.

Sebab, jembatan utama yakni jembatan Kampung Muhara sebagai akses penyebrangan menuju Puskesmas Lebakgedong masih terputus, sehingga tidak bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat.

Informasi yang diperoleh dari Andriyana (36) warga Kecamatan Lebakgedong mengatakan, ibu muda yang hendak melahirkan itu terpaksa ditandu sebrangi jembatan gantung.

"Sebrangi jembatan dua kali, yang satu sungai Ciladaen dan sungai Ciberang,"ujar Andriyana kepada TItikNOL, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Viral, Ibu Muda di Lebak Habis Melahirkan Sebrangi Sungai Pakai Eksavator

Dijelaskan Andriyana, penyebab ibu muda hendak melahirkan itu ditandu sebrangi jembatan gantung, karena jembatan darurat yang dapat di lalui oleh kendaraan roda dua dan empat terputus diterjang banjir bandang.

Menurut Andriyana, Ibu muda yang ditandu bernama Nyi Imas usia sekira 18 tahun, warga Kampung Bojongsarung, desa Lebakgedong, kecamatan Lebakgedong.

"Nyi Imas ditandu semalam sekitar jam 10 malam, setelah dirujuk oleh bidan desa ke Puskesmas Lebakgedong,"katanya.

Sementara itu, TitikNOL belum mendapatkan konfirmasi dari pihak Puskesmas Lebakgedong soal penanganan pasien ibu melahirkan tersebut. (Gun/TN2)

Komentar