CILEGON, TitikNOL - Posisi Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) kurang lebih sudah tiga bulan kosong. Pemerintah Kota Cilegon selaku pemegang saham PT PCM pun berencana melakukan lelang jabatan terbuka, untuk mencari pengganti jabatan yang ditinggalkan Jamhari Hamid tersebut.
"Saya sudah meminta pak Mahmudin (Kepala BKPP Cilegon-red) terkait lelang jabatan ini. Saya pengennya ada assessment dan fit and proper tes (uji kepatutan dan kelayakan). Silahkan berapa calonnya," kata Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (26/9/2018).
Proses lelang jabatan untuk posisi Dirut PT PCM itu kata Edi, diperkirakan membutuhkan waktu kurang lebih tiga bulan. Adapun dalam prosesnya nanti, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cilegon supaya bisa dilibatkan dalam proses lelang tersebut. "Biar enaklah, kita akan melibatkan dewan," ungkapnya.
Edi pun berharap, peserta yang akan mendaftar lelang jabatan Dirut PT PCM tersebut semua berasal dari Banten, khususnya dari Cilegon. "Kalau saya maunya orang Cilegon lah. Tapi yang profesional, sesuai dengan bidangnya. Jangan bisanya cuma ngabisin duit aja," ujarnya.
Sementara itu Kepala Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Cilegon Mahmudin, membenarkan jika dirinya telah diminta Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi untuk memberikan masukan terkait rencana lelang jabatan Dirut PT PCM.
"Ya prosesnya belum lah, wong saya baru menyampaikan sumbang saran doang. Itupun karena diminta," kata Mahmudin.
"Adapun teknisnya kalau memang sudah disetujui, ya kita lelang. Cuma, persoalannya PT PCM siap nggak pendanaannya? Sekali lagi saya katakan, BKPP itu sifatnya hanya membantu saja, itu juga kalau ada perintah pimpinan," pungkasnya. (Ardi/TN3)