LEBAK, TitikNOL - Tata (45), warga Kampung Ketug Tengah Rt 03/Rw 06, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, pemilik rumah yang tertimpa pohon tumbang pada Rabu (6/1/2021) sekira pukul 19.15 WIB, menceritakan kronologis kejadiannya.
"Memang lagi hujan lebat dan angin kencang, lalu tiba-tiba saja pohon Rambutan itu tumbang dan menimpa rumah kami," kata Tata kepada TitikNOL, Kamis (07/01/2021).
Istri dan anak Tata yakni Rukmini (47) dan Tatu (12), mengalami luka-luka akibat tertimpa material rumah yang ambruk karena tak kuat menahan beban pohon. Mereka pun dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapat pertolongan.
"Anak dan istri luka-luka kena paku, genteng rumah. Sementara saya harus diurut," ucap Tata.
Baca juga: Pohon Besar Tumbang Timpa Rumah, Warga Luka Terhimpit Reruntuhan Bangunan
Kini, Tata dan keluarganya harus mengungsi ke rumah saudara lantaran tempat tinggal mereka hancur.
"Hancur semua rata dengan tanah. Saya sementara di rumah orangtua, istri dan anak di rumah saudara," katanya.
Dihubungi terpisah, Siti Haeriah Kaur Ekbang Pemerintah Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung membenarkan kondisi yang terjadi akibat pohon tumbang tersebut.
"Jadi kronologisnya pada pukul 19.15 WIB sesudah hujan deras dan angin kencang pohon rambutan tumbang dan mengenai salah satu rumah warga bernama Tata," katanya.
Menurutnya, kondisi pohon rambutan yang tumbang sudah tua dan sedang berbuah.
"Rumah hancur rata dengan tanah dan ada korban luka yakni isteri dan anak pemilik rumah. Korban dilarikan ke Klinik Arohman," terang Kaur Ekbang Pemdes Citeras ini. (Gun/TN1)
Bawaslu Diminta Antisipasi Pelanggaran Balon Gubernur yang 'Jualan' Sebelum Tahapan Pilkada
Polisi Periksa Dua Saksi Terkait Tewasnya Pekerja di Bendung Karian
Ketua Komjak: Tidak Logis Jika ada Laporan Audit Ganda BPK
Ini Isi Surat Suku Baduy ke Presiden dan Bantahannya
Miris! Bayi dengan Usus Keluar Tak Punya Biaya Berobat
Libur Nataru, 248 Ribu Orang dan 58 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jawa Menuju Sumatera
Libur Panjang, Lokasi Pantai di Banten Selatan Ramai Dikunjungi Wisatawan