Ini Kronologis Pembunuhan Gadis Asal Suku Baduy

Pelaku pembunuhan disertai pemerkosaan yang menimpa SW (13) gadis asal warga Suku Baduy. (Foto: TitikNOL)Pelaku pembunuhan disertai pemerkosaan yang menimpa SW (13) gadis asal warga Suku Baduy. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL – Tim Resmob dan Jawara Polda Banten berhasil meringkus pelaku pembunuhan disertai pemerkosaan yang menimpa SW (13) gadis asal warga Suku Baduy. Tiga pelaku ditangkap di lokasi berbeda di Kabupaten Lebak dan Ogan Komiring Ulu ( OKU) Sumatra Selatan, Rabu (4/9/2019).

Ketiga pelaku diketahui berinisial AMS (19) AR (15) dan F (17) ketiganya merupakan warga Cisimeut, Desa Babalah, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Tersangka AMS, yang diduga sebagai pelaku utama terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan di wilayah Ogan Komiring Ulu ( OKU) Sumatra Selatan.

"Ketiga tersangka mengetahui jika korban setiap hari tinggal seorang diri di saung. Ketiga tersangka kemudian merencanakan aksi jahat dan sudah memiliki peran masing-masing," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Novri Turangga, mewakili Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir saat menggelar ekspose di Mapolda Banten, Kamis (5/9/2019).

Baca juga: Tiga Orang Pembunuh Gadis Baduy Ditangkap Satu Pelaku Seorang Pelajar

Dikatakan Novri, motif dari pembunuhan sadis ini karena pelaku tertarik dengan penampilan korban. Pada saat korban seorang sendiri sedang mengambil kayu bakar di sekitar saung, AMS datang berpura-pura tertarik dengan golok yang dipegang korban, sedangkan AR dan F menunggu situasi.

"Dengan lugunya korban menyerahkan golok kepada tersangka AMS. Pada saat golok berpindah tangan, tersangka berupaya memperkosa namun mendapat perlawanan dari korban. Karena mendapat perlawanan, tersangka AMS langsung menyabetkan golok ke arah tubuh korban.

"Korban sempat menangkis yang menganibatkan pergelangan tangan nyaris putus. Dengan kondisi terluka parah, korban masih melakukan perlawanan dan pelaku kembali menyabetkan golok hingga mengenai tangan lainnya. Tak puas, pelaku kemudian menggorok leher korban.

"Saat korban meregang nyawa, pelaku secara bergiliran memperkosa korban yang mandi darah. Usai melampiaskan nafsu bejadnya ketiga pelaku melarikan diri meninggalkan korban," terang Novri didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Edy Sumardi.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat Kampung Cisimeut Raya, Desa Cisimeut, Kabupaten Lebak, Banten digemparkan oleh penemuan jasad remaja putri bernama Sarwi, 13, warga Karakal, Kecamatan Leuwidanar, Kabupaten Lebak, Jumat (30/9/2019). Warga Baduy luar tersebut diperkosa sebelum dibunuh.

Jasad korban tak berbusana pada bagian bawah badan dan ditemukan sperma. Jasad korban ditemukan dalam kondisi terlentang di sebuah saung dengan dipenuhi luka bekas senjata tajam.

Jaro Saija menuturkan bahwa korban ditemukan pada pukul 16.00 WIB oleh kakak korban. Korban baru saja akan pulang ke rumah di kawasan Karakal yang berjarak 10 kilometer dari saung tempat ditemukannya jasad korban. (Har/TN1)

Komentar