Jadi Penyumbang Tertinggi Angka Penggangguran, BEM Serang Beri Rapot Merah Pemkab

Aksi unjukrasa Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Serang di depan Pendopo Bupati Serang. (Foto: TitikNOL)Aksi unjukrasa Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Serang di depan Pendopo Bupati Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Serang, melakukan aksi unjukrasa dan memberikan rapor merah kepada Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Serang, Kamis (14/11/2019).

Mereka menilai, kepemimpinan Tatu Chasanah dalam menahkodai Pemkab Serang, dinilai gagal dengan menorehkan rekor penyumbang angka pengangguran tertinggi di Provinsi Banten.

Koordinator aksi Alwan mengatakan, angka pengangguran di Kabupaten Serang sangat memprihatinkan. Sebab, tidak selaras dibandingkan dengan banyaknya industri. Sehingga, hal ini telah menunjukan mutu kualitas Bupati Serang dinilai tidak memuaskan masyarakatnya.

"Darurat pengangguran menjadi fakta belum ada solusi dan evaluasi tindakannya seperti apa. Inilah cerminan rapor merah yang kami berikan kepada Pemkab Serang," katanya saat ditemui di depan Pendopo Bupati Serang.

Dengan tingginya angka pengangguran, kata Alwan, hal itu menjadi salah satu penyebab masih banyaknya warga miskin. Mengingat berdasarkan data kajiannya, ada 69,11 ribu jiwa atau 4,63 persen warga Serang yang miskin.

Maka dengan data kesenjangan tersebut, pihaknya meminta dan menuntut Bupati Serang untuk memberhentikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Serang dari jabatannya.

"Soal pengangguran ini menjadi PR bagi Pemkab khususnya Bupati, maka kami merekomendasikan mencopot kadisnaker Kabupaten Serang," tegasnya.

Diketahui bahwa, Kabupaten Serang menjadi penyumbang tertinggi angka pengangguran di Provinsi Banten dengan angka 10,65 persen. (Son/TN1)

Komentar