Jalan Penghubung 5 Kampung di Lebak Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Minta Pemerintah Tak 'Tutup Mata'

LEBAK, TitikNOL - Warga Lebak mengeluhkan rusaknya jalan Jembatan Kayu–Wanasalam yang tak kunjung diperbaiki pemerintah.

Terlebih, jalan tersebut merupakan akses utama penghubung lima kampung di dua kecamatan, yakni Kp. Jembatan Kayu, Kp. Sawagi, Kp. Kadugawir Masjid, Kp. Cisaat, dan Kp. Cipeucang.

Tokoh Pemuda Kadugawir, M. firhan Pramudya mengatakan, jalan rusak akibat kerap dilewati kendaraan roda empat yang kelebihan muatan. Sehingga mengakibatkan jalan desa tersebut rusak parah.

"Terhadap kondisi ini bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak lalai dan seolah sengaja membiarkannya," katanya, Selasa (10/1/2023).

Menurut Firhan, jalan merupakan kebutuhan manusia untuk melakukan aktivitas dengan transportasi untuk mempercepat laju ekonomi.

Ruas Jalan Jembatan Kayu–Wanasalam, kata dia, penghubung anatara Kecamatan Malingping dan Kecamatan Wanasalam yang rusak berat selama bertahun-tahun.

"Jalan yang buruk menjadi permasalahan utama. Jalan yang hanya selemparan batu dengan jalan. Kondisi ini terkesan diabaikan oleh Pemda," tegasnya.

Pihaknya mendesak pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut. Apalagi di musim penghujan, tidak sedikit pengendara terjebak lubang. Kondisi ini sangat mengkhawarikan lantaran mengancam keselamatan.

"Apalagi jika musim hujan tiba seperti sekarang ini, jalanan rusak dan berlubang itu berubah menjadi kolam-kolam seakan-akan menjadi ranjau buat si pengendara, kita harus pintar-pintar memilih dan memilah dalam melewati ranjau tersebut," paparnya. (TN3)

Komentar