Jawara Banten Deklarasi Garda Anti Money Politic

Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)
Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)

SERANG, TitikNOL - Memasuki masa tenang pemilu biasa kerap dijadikan ajang kesempatan money politik atau biasa disebut serangan fajar. Untuk mengantisipasi hal itu, para Jawara Banten mendeklarasikan diri sebagai garda anti money politik.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi -Maruf Amin Banten Asep Rahmatullah, mengatakan bahwa money politic adalah haram dilakukan oleh masyarakat banten.

"Kemenangan pasangan jokowi amin ini sudah di depan mata, jadi kita hanya mau mengamankan suara untuk pasangan nomor urut satu, tentunya kita akan melibatkan para jawara Banten ini," kata Asep, Minggu (14/4/2019).

Hal serupa disampaikan H Aldin ketua wardjo (jawara dukung Jokowi) Banten mengungkapkan bahwa pada nantinya para jawara akan disiapkan untuk menjaga keamanan di setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Provinsi Banten, agar tidak ada money politic.

"400.000 jawara siap mengamankan suara di TPS di seluruh Provinsi Banten. Politik yang benar tidak menggunakan uang melainkan harus dibuktikan dengan kinerja nyata seperti yang telah dilakukah oleh pasangan nomor satu Jokowi-Amin," kata Aldin.

Aldin mengatakan jawara harus sebagai garda terdepan anti money politic. Karena money politic menyebabkan politik transaksional atau politik dagang sapi yang sangat tidak mendidik masyarakat.

"Jawara Banten sebagai warisan budaya dan local wisdom (kearifan lokal, red) dari Banten harus terus dijaga, seperti turut ikut serta dalam pesta demokrasi ini agar pemilu bisa terselenggara dengan aman dan damai," tegasnya. (Gat/TN2)

Komentar