SERANG, TitikNOL - Polda Banten akan melakukan skenario merah dalam memasuki puncak arus mudik di Pelabuhan Merak.
Hal itu seiring dengan kondisi alam. Mengingat pada malam tadi, Pelabuhan Merak dilanda hujan disertai angin kencang.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Shinto Silitonga mengatakan, sejak 02:00 WIB situasi arus lalin di tol merak cukup padat, terpantau posisi kepadatan sejak pintu tol Merak hingga Km 94.600. Pola pengaturan lalu lintas masuk dalam situasi merah.
"Sehingga rekayasa lalu lintas tidak hanya dilakukan dengan buka tutup kendaraan di Cikuasa atas namun juga dengan pengalihan kendaraan untuk exit di pintu tol cilegon barat dan cilegon timur, memberdayakan fungsi jalan arteri," katanya, Kamis (28/4/2022).
Ia menerangkan, kondisi derasnya arus lalin dari Jakarta tidak sebanding dengan aktivitas kapal yang melayani penyeberangan.
Tercatat sesuai data pada 26 April 2022 pukul 08:00 WIB hingga 27 April 2022 pukul 08:00 WIB, hanya 34 kapal yang beroperasi dengan 110 trip.
"Dengan mengangkut 83.424 penumpang (naik 28.462 org), 5.489 motor (naik 2.702), 11.400 mobil (naik 4.320), 531 bus (naik 133), 2.548 truk (berkurang 373), sehingga total kendaraan 19.958 unit (naik 6.782)," terangnya.
Namun hari ini hingga pukul 10:45 WIB, komdisi kepadatan arus lalu lintas di tol Merak hanya mencapai 300 meter.
"Kondisi kepadatan arus lalin di pintu tol Merak saat ini per 10:45 WIB terpantau tinggal 300 meter," ujarnya. (TN3)