TANGSEL,TitikNOL - Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo menyerahkan sertipikat tanah wakaf kepada 350 pengurus masjid dan pondok pesantren se - Tangerang Raya di Masjid Raya Bani Umar, Parigi, Podok Aren, Kota Tangerang Selatan, Jum'at (22/2/2019).
Menurut Jokowi, penerbitan sertipikat untuk masjid sangat diperlukan. Terkait hal itu, Jokowi tak ingin peristiwa di salah satu masjid di Sumatera terkait adanya masjid yang memiliki sertipikat hanya separo terjadi didaerah lain.
"Di Jakarta ada masjid besar, bertahun-tahun masjid itu berdiri ga ada masalah. Tetapi menjadi masalah setelah tanah disitu harganya Rp 120 juta per meternya, masalahnya ahli waris menggugat masjid itu karena belum punya seetipikat wakafnya. Ada juga masjid besar di Sumatera, masjid propinsi itu serripikatnya hanya separo,"terang Jokowi usai melaksanakan sholat jum'at.
Dijumpai terpisah, salah satu penerima sertipikat wakaf, Muplihani (40), bendahara DKM Masjid Darrul Fallah, Desa Sukasari, Rajeg, Kabupaten Tangerang, mengaku bersyukur. Menurutnya, usai menerima sertipikat wakaf pihaknya sudah tidak lagi merasa cemas soal legalitas masjid di kampungnya.
"Saya sangat bahagia masjid di Darrul Falah sudah bersertifikat, ada empat masjid dan satu pesantren di kampung saya juga ikut disertipikatkan hari ini,"terang Muplihani saat dijumpai awak media dihalaman Masjid Raya Bani Umar, Parigi, Pondok Aren, Tangsel.
Seperti diketahui, sesuai agenda yang diterima awak media, Presiden Jokowi melanjutkan agendanya makaan siang di Rumah Makan Talaga, Sampireun, usai melaksanakan sholat jum'at dan membagikan sertipikat wakaf di Kota Tangerang Selatan. (Don/TN2).