Kasus Kekerasan Seksual Anak di Banten Tinggi, LPA Banten Gencar Sosialisasi

Suasana Sosialisasi Kekerasan Terhadap Anak yang Digelar LPA Provinsi Banten di SMA Negeri 2 Kota Cilegon. (Foto: TitikNOL)Suasana Sosialisasi Kekerasan Terhadap Anak yang Digelar LPA Provinsi Banten di SMA Negeri 2 Kota Cilegon. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Kasus kekerasan seksual yang melibatkan anak di wilayah Provinsi Banten masih terbilang tinggi. Hal itu diungkapkan Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten, Iip Syafruddin saat menggelar sosialisasi kekerasan terhadap anak di SMA Negeri 2 Kota Cilegon, Kamis (13/10/2016).

Berdasarkan data LPA Provinsi Banten, selama 2015 terdapat 317 kasus yang melibatkan anak. Sementara untuk 2016 hingga Oktober tercatat sebanyak 110 kasus.

"Jika melihat dari data itu memang 2016 ini mengalami penurunan, tapi jumlah itu terbilang cukup tinggi," ungkap Iip Syafruddin.

Dari sekian kasus tersebut, lanjut Iip, kekerasan seksual yang melibatkan anak masih mendominasi, baik itu pelakunya maupun korban.

"Pada 2015 itu sekitar 52 dan 2016 ada 47 persen kasus seksual," jelasnya.

"Jadi intinya sosialisasi yang kita lakukan di SMA Negeri 2 Kota Cilegon ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelajar terkait kekerasan yang melibatkan anak," tutupnya.

Pada bagian lain, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada BKBPP Kota Cilegon, Upu Tripuspa, mengaku bahwa pihaknya terus berupaya menekan angka kekerasan terhadap anak.

"Pemerintah sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menekan semua kekerasan yang melibatkan anak di Kota Cilegon," katanya.

"Saat ini juga kita ada program sekolah ramah anak, kelurahan ramah anak, dan puskesmas ramah anak. Bahkan yang gencar saat ini kita lakukan adalah pembuatan taman yang berpihak kepada anak," jelasnya. (Ardi/Quy)‎

TAG lpa
Komentar
Tag Terkait