Sabtu, 5 April 2025

KCD Pendidikan Lebak dan MKKS Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Cilegon

Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten Wilayah Lebak. (Foto: TitikNOL)
Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten Wilayah Lebak. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Lesunya ekonomi semakin terasa dirasakan oleh masyarakat Kota Cilegon. Selain terdampak dari pandemi virus Corona, sebagian warga juga harus merasakan duka dari banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kepekaan, kepedulian dan sikap empati terhadap para korban banjir perlu diejawantahkan. Intisari dari Pancasila yakni gotong royong sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara wajib terealisasi demi menghapus duka.

"Kami turut berduka atas terjadinya banjir di Cilegon. Yang bisa dilakukan saat ini adalah bergotong royong untuk meringankan sesama beban saudara," kata Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten Wilayah Lebak Sirojudin, Kamis (07/05/2020).

Ia mengatakan, bantuan sembako dikumpulkan dari KCD dan para kepala sekolah yang tergabung dalam Majlis Musyawarah Kepala Sekolah (MKKS) di Kabupaten Lebak.

Bantuan itu untuk masyarakat terdampak banjir Cilegon dan hanya bersifat sementara. Mengingat, jika melihat angka yang disumbangkan tidak terlalu banyak. Namun yang penting, pihaknya bisa berbuat demi kebaikan.

"Kami mengumpulkan dana dari KCD dan rekan-rekan MKKS Rp8.562.000. Kemudian dibelanjakan dalam bentuk 40 dus mie, 10 dus minyak, 40 dus air mineral, 5 dus sarden, 10 dus biskuit dan 5 karung beras," terangnya.

Ia berharap, pemberian sembako ini juga diberikan sebagai perhatian kepada masyarakat agar tidak khawatir dan tetap merasa aman serta nyaman di tengah musibah banjir yang dialami dan pandemi Corona.

"Semoga dapat meringankan beban masyarakat. Karena kan sudah mengalami pandemi virus Corona, ditambah banjir pula, melewati ini semua tidak mudah. Makanya, mari bergotong royong di jalan kebaikan," ujarnya.

Diketahu sebelumnya, Kota Cilegon diguyur hujan lebat beberapa waktu lalu dan mengakibatkan banjir di beberapa titik wilayah. Diantaranya Kecamatan Pulomerak, Purwakarta, Grogol, Ciwandan, dan Cibeber. Meski di tengah pandemi Covid-19 ini, para warga, khususnya yang terdampak banjir, terpaksa mengungsi untuk menyelamatkan diri. (Son/TN1)

Komentar