Keberadaan Tenaga Kerja Asing di Perusahaan Tambang PT IMM Resahkan Warga

Tiga tenaga kerja asing yang bekerja di PT IMM. (Foto: TitikNOL)Tiga tenaga kerja asing yang bekerja di PT IMM. (Foto: TitikNOL)


LEBAK, TitikNOL - Keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di pabrik pengolahan emas milik PT Indo Mitra Mulya (IMM) di Kampung Rabig, Desa Kujang Jaya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, meresahkan warga sekitar.

Pasalnya, pasca keberadaan TKA, kebun milik warga sudah tidak aman lagi. Beberapa pohon yang ada di kebun termasuk pohon pisang dan lainnya, kerap hilang. Tidak tanggung-tanggung, jumlah yang hilang mencapai puluhan pohon.

"Belum lama ini puluhan pohon pisang milik warga Kampung Cihaneut yang ditanam di tanah miliknya di Kampung Rabig pada hilang dicuri oleh orang asing (TKA) yang bekerja di pabrik. Jadi kan kalau malam itu pabrik berguruh sampai pagi. Terus yang kehilangan pisang itu usul ke pihak pabrik. Emang diganti rugi sih pisangnya. Sampai puluhan pohon pisang habis dimaling ditebang, diambil sama orang asing yang kerja di pabrik," ujar Sanudin, seorang warga.

Sukman, Ketua RW 02 Kampung Cihaneut, Desa Wanasari, Kecamatan Cibeber, membenarkan jika ada warganya yang mengadu kehilangan pisang hingga puluhan pohon pisang.

"Saya juga pernah ke sana (PT. IMM) waktu ada warga yang kehilangan pisang. Ada memang toleransinya sedikit juga penggantiannya. Itumah yang kerjanya (TKA) suka ngambilin pisang punya warga, belum lama kemarin sampai 30 pohon pisang punya warga yang diambil sama yang kerja orang asing itu," tukas Sukman. (Gun/TN1)

Komentar