Kendala Cuaca Buruk, Pembangunan Jembatan Ciberang Baru Capai 60 Persen

Plt Kadis PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan. (Foto: TitikNOL)
Plt Kadis PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Setelah sebelumnya sempat putus akibat diterjang banjir bandang dan tanah longsor tahun 2020 lalu. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah membangunkan kembali fisik Jembatan Ciberang, di wilayah Kabupaten Lebak itu.

Plt Kadis PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan, saat ini fisik pembangunan Jembatan Ciberang telah mencapai 60 persen bersamaan dengan pembangunan fisik jalannya.

"Sudah 60 persen, kan satu paket (pembangunan jalan dan jembatan)," katanya, Selasa (30/11/2021).

Kendala yg dialaminya pun karena ditengah kondisi cuaca saat ini, pihaknya mengakui pembanguan fisik Jembatan Ciberang dan Jalan Cipanas Warung Banten cukup mengalami kendala mulai dari ancaman banjir hingga tanah longsor sehingga perlu diwaspadai pekerja dilapangan.

"Ada, ya cuaca dan efeknya, kayak longsor dan banjir," singkatnya.

Perlu diketahui, pembangunan Jembatan Ciberang sendiri akan dibangunkan sepanjang 80 meter dengan lebar 9 meter dengan tipe baja pelengkung berikut ruas jalanya Cipanas Warung Banten sepanjang 9 kilometer berupa rigid beton.

Pembangunan itu pun menghabiskan anggaran mencapai Rp 150 miliar lebih dengan rekanan PT.Jaya Kontruksi. Dan diharapkan, Desember 2021 ini Pembangunan Jembatan Ciberang dan fisik jalan Cipanas- Warung Banten bisa rampung dikerjakan untuk dilewati masyarakat.

Saat ini, setidaknya ada ada 5 jembatan dan 10 titik longsor dengan 4 segmen longsor kategori berat disepanpang ruas jalan Cipanas - Warung Banten akan dibangunkan Pemprov Banten tahun ini. (Gat/TN2)

Komentar