Kerugian Bencana di Banten Ditaksir Miliaran Rupiah

Ilustrasi bencana alam. (Dok: radarsukabumi)Ilustrasi bencana alam. (Dok: radarsukabumi)

SERANG, TitikNOL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mentaksir kerugian bencana yang terjadi sepanjang Oktober hingga Desember 2016, mencapai satu miliar rupiah.

Kepala BPBD Banten Sumawijaya mengatakan, kerugian tersebut dihitung dari bencana yang terjadi di empat wilayah. Yakni Kota Serang, Pandeglang, Lebak dan Kota Tangerang.

"Ada 13 titik bencana, seperti longsor dan banjir di empat wilayah itu," kata Sumawijaya, saat ditemui di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten, Kamis (15/12/2016).

Dari bencana tersebut, Sumawijaya merinci 3.400 rumah terendam banjir di Kota Tangerang, satu unit kendaraan roda empat, dua rumah dan longsor penambangan di Lebak, puluhan rumah di Kota Serang yang secara keseluruhan ditaksir kerugiannya mencapai satu miliar rupiah.

"Bila ditaksir sejumlah itu. Tapi, bisa lebih karena melihat penyaluran bantuan yang lebih," ungkapnya.

Meski demikian, kerugian tersebut belum final. Soalnya, sampai saat ini BPBD Banten masih mendata dan menunggu laporan dari BPBD Kabupaten/Kota. "Kita sampai saat ini masih nunggu laporan selanjutnya," tuturnya.

Pada kesempatan ini, BPBD Banten pun menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada. Pasalnya, kondisi cuaca sampai Februari diprediksi curah hujan tinggi. (Meghat/Rif)

Komentar