SERANG, TitikNOL - Puluhan Emak-emak warga Desa Carenang Udik, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, geruduk kantor desa. Kedatangannya untuk menuntut keadilan dalam pemberian Bantuan Sosial (Bansos).
Sodik, salah satu warga Kecamatan Kopo mengatakan, peristiwa amukan emak-emak itu terjadi pada Jumat (15/5/2020) sekitar pukul 10:00 WIB. Mereka kesal lantaran tidak terjamah oleh kebijakan pemerintah dalam hal pembagian Bansos.
"Bentuk ketidakpuasan warga saja. Datang ke desa menanyakan, kenapa saya nggak dapat? Gitu kan," katanya saat dihubungi TitikNOL, Jumat (15/05/2020).
Ia menjelaskan, Bansos mulai disalurkan di Desa Carenang Udik pada tanggal 14 Mei 2020. Namun, hanya ada 53 Kepala Keluarga (KK) yang hanya mendapatkan. Padahal, masih banyak masyarakat yang kurang mampu.
"Tadi jam 10:00 WIB. Jadi desa Carenang hanya dapat 53 KK dari jumlah KK berapa ribu gitu. Ada sedikit kecemburuan mungkin yang layak dapat dan yang tidak layak nggak dapat, biasalah," jelasnya.
Kodisi Balai Desa pun nampak acak-acakan, setelah warga terpancing situasi karena tidak menerima bantuan. Bahkan, warga sampai membakar benda yang ada di sekitar desa.
"Tidak mendapatkan Bansos kemarin yang dibagikan. Udah ngawur pokoknya ibu-ibu nanya sampai masalah pembangunan insfratuktur. Sampai ngamuk," tukasnya.
Para aparatur pemerintah pun mencoba melerai dan menjelaskan alasan tidak semua warga mendapat bantuan. Hingga akhirnya emak-emak membubarkan diri. (Gun/Son/TN1)