Kronologis Penganiayaan Oknum Anggota DPRD Lebak ke Istri Siri Terungkap, Ini Penyebabnya

Ilustrasi. (Dok: Dara)
Ilustrasi. (Dok: Dara)

LEBAK, TitikNOL - Dugaan penganiayaan oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Lebak terus bergulir hingga ke ranah hukum. Korban EDW (23) yang merupakan istri siri TJ, dikabarkan sudah menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Lebak.

Kepada TitikNOL, Romlah (38), saksi dalam peristiwa itu mengungkapkan kronologis kejadian, saat melakukan penganiayaan terhadap istri sirinya, EDW.

"Kita kan mau cari makan tuh, melihat TJ yah di situ (area cafe), istrinya turun mau minta uang. Pas sampai di situ, ternyata TJ sedang Video Call sama perempuan. Di situlah berantem rebutan handphone awalnya. Akhirnya terjadi penganiayaan di situ," ungkap Romlah.

Menurut Romlah, TJ di depan saksi melakukan penganiayaan dengan cara menonjok dan mencekik korban. Tidak hanya itu, TJ pun menendang korban.

"Itu juga sempat melawan istrinya TJ, membela diri. Sampai di depan parkiran dari dalam cafe sampai depan parkiran cafe itu saling tonjokan," imbuhnya.

Romlah juga mengaku sempat meminta tolong ke warga setempat, tapi warga tidak ada yang mau menolong malah hanya melihat kejadiannya.

"Karena alasannya itu urusan rumah tangga, tapi itu kan udah kelewatan kalau kaya gitu," tandas Romlah.

Baca juga: Oknum Anggota DPRD Lebak Diduga Aniaya Isteri Siri di Depan Sebuah Cafe di Rangkasbitung

Dari parkiran Cafe terang Romlah, EDW memainkan spion mobil TJ. Kemarahan TJ pun semakin menjadi dan sempat melempar mobil EDW dengan batu bata.

"Otomatis bunyi Alarm mobilnya, TJ lari ke luar sambil ngambil vaping blok lalu di lemparlah ke mobil kaca belakang istrinya, di dalam mobil ada anak saya umur 4 tahun terus adiknya EDW lagi tidur. Nah vaping blok itu kena jok belakang, mental lagi kena muka EDW. Anak saya yang di dalam mobil kena serpihan kaca," tutur Romlah.

Sesudah kejadian tersebut, Romlah dan EDW langsung membuat laporan ke Polsek Rangkasbitung.

"Dari Polsek Rangkasbitung langsung di kawal anggota Reskrim Polres. Dari polres kita ke rumah sakit dulu karena pelipisnya EDW itu bercucuran darah, 3 jahitan dan langsung divisum," imbuh Romlah.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Indik Rusmono dihubungi melalui aplikasi pesan WathsAppnya, mengaku sudah memeriksa sejumlah saksi.

"Sementara beberpa saksi kang. Saksi korban, sodara korban sama karyawan cafe. Nanti diinfokan perkembangannya," singkatnya Minggu (5/9/2021). (Zal/Gun/TN1)

Komentar