Kumala Bantah Aksi Kritisi DPRD Lebak Ditunggangi

Asep Dwi Saputra Sekretaris Kumala Perwakilan Rangkasbitung. (Foto: TitikNOL)Asep Dwi Saputra Sekretaris Kumala Perwakilan Rangkasbitung. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) Perwakilan Rangkasbitung membantah adanya pernyataan dari ketua DPRD Kabupaten Lebak Junaedi Ibnu Jarta yang mengatakan bahwa pergerakan Kumala mengkritisi DPRD Lebak ada yang menunggangi.

"Kami sangat menyayangkan adanya statement seperti itu dari pimpinan DPRD Lebak, karena memang ini fiur gerakan kami tanpa ada yang menunggangi dan hasil kajian kami selaku pengurus aktif di Kumala Perwakilan Rangkasbitung,"ujar Asep Dwi Saputra Sekretaris Kumala Perwakilan Rangkasbitung, Jum'at (13/7/2018).

Menurut Asep, wakil rakyat di DPRD Lebak saat ini telah menunjukan sikap anti kritik dan tidak aspiratif. Hal itu kata Asep, terbukti dengan adanya statement ketua DPRD yang tidak masuk akal dalam menyikapi pergerakan aksi mahasiswa Kumala mengkritisi DPRD.

Baca juga: Ketua DPRD Lebak Sebut Gerakan Kumala Ditunggangi

"Kami rasa DPRD Lebak hari ini anti kritik tanpa mempertimbangkan aspirasi yang disampaikan oleh Keluarga Mahasiswa Lebak selaku penyambung lidah rakyat, DPRD Lebak malah mengeluarkan statement yang kami rasa tidak masuk akal. Kami bergerak bukan hanya kali ini, karena memang ini tugas kami selaku mahasiswa yang mempunyai fungsi sebagai kontrol sosial dan juga kami hidup di dunia pergerakan,"imbuhnya.

Senada dikatakan Mochmad Maad Ketua Bidang Advokasi Kumala Pewakilan Rangkasbitung, kader Kumala pengurus aktif tidak menerima atas tuduhan ketua DPRD Lebak bahwa aksi unras mahasiswa mengkritisi kinerja DPRD disebut ada pihak yang menunggangi.

"Aksi kami adalah aksi atas dasar aspirasi masyarakat dan atas hasil kajian kami sebagai agent of control. Dengan tuduhan itu, kami meminta kepada ketua dewan untuk meminta maaf secara tertulis dan di publikasikan. Bila 1 x 24 jam ketua dewan tidak meminta maaf, kami akan melakukan aksi besar - besaran,"pungkasnya. (Gun/TN)

Komentar