Limbah PT Cemindo Gemilang Diduga Cemari Sungai di Bayah

Drainase yang teraliri limbah cair dari pabrik semen merah putih PT. Cemindo Gemilang, limbah cair yang mengakir diduga mencemari Kali Cibayawak. (Foto: TitikNOL)Drainase yang teraliri limbah cair dari pabrik semen merah putih PT. Cemindo Gemilang, limbah cair yang mengakir diduga mencemari Kali Cibayawak. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Warga masyarakat pembudidaya ikan emas dan nila di Kampung Sindang Laut, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, mengeluhkan limbah cair yang berasal dari pabrik Semen Merah Putih PT Cemindo Gemilang.

Sebab, limbah cair yang mengalir melalui drainase dari pabrik semen tersebut menyebabkan ikan emas dan nila yang dibudidaya oleh warga di sekitar Kali Cibayawak banyak yang mati mendadak.

Suparno alias Penol (46), warga pembudidaya ikan emas dan nila di Kampung Sindang Laut RT 02 RW 02, Desa Darmasari mengaku ternak ikan yang mati sudah dua kali terjadi

"Dulu kira kira tahun 2015 sama seperti sekarang ini, ikan pada mati yang diakibatkan dari limbah cair yang mengalir dari pabrik semen. Kami merasa dirugikan, karena ikan yang kami budidaya ini pada mati," ujar Suparno kepada wartawan, Kamis (4/10/2018).

Senada dikatakan Awing (50), masalah ternak ikan yang mati di Kali Cibayawak sudah dianggap hal biasa oleh PT Cemindo Gemilang.

"Tapi buat kami masyarakat Kampung Sindang Laut ini sungguh biadab, karena penghidupan kami dari hasil penjualan budidaya ikan dan udang," terang Awing dengan nada keras.

Saat ini lanjut Awing, Kali Cibayawak yang tercemar limbah cair mengalir ke laut. Sementara di laut kata Awing, menjadi tempat para nelayan mencari ikan dan udang di sekitar muara Kali Cibayawak.

"Jadi kalau limbah cair itu sampai ke laut dan ikannya kami tangkap, ikan mabuk kami makan bersama keluarga jadi takut juga terjadi apa-apa," tutur Awing yang terlihat kesal oleh persoalan tersebut.

Akibat limbah cair pabrik Semen Merah Putih yang mengalir ke Kali Cibayawak, warga berharap pihak perusahaan menghentikan dan menutup pembuangan limbah cair melalui drainase ke kali tersebut. Selain itu, warga juga meminta agar pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Lebak untuk melakukan pengecekan ke lokasi.

Sementara itu, hingga berita ini dilansir, TitikNOL masih berupaya untuk mendapatkan konfirmasi dari pihak PT Cemindo Gemilang terkait dugaan pencemaran Kali Cibayawak tersebut. (Gun/TN3)

Komentar