Minggu, 14 Juli 2024

LPA Lebak Soroti Tewasnya Anak 7 Tahun di Kolam Renang Waterboom BIM

Kolam renang BIM Rangkasbitung di Garis Polisi. (Foto: Istimewa)
Kolam renang BIM Rangkasbitung di Garis Polisi. (Foto: Istimewa)

LEBAK, TitikNOL - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Lebak, angkat bicara mengenai insiden tewasnya anak berusia 7 tahun yang meninggal dunia usai tenggelam di kolam renang Waterboom BIM, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak pada19 Desember 2021 lalu.

Diketahui, DR sang korban datang ke Waterboom BIM bersama rombongan siswa PAUD As-Salam. Dalam sebuah laporan, kegiatan itu juga didampingi oleh para orangtua siswa.

Peristiwa mengenaskan itu, mendapatkan sorotan banyak pihak di Kabupaten Lebak. Salah satunya dari Ketua LPA Kabupaten Lebak Oman Rohmawan. Menurutnya, insiden tewasnya DR sebagai bentuk pelajaran berharga dan pihak Waterboom serta PAUD As-Salam harus bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Semua pihak harus bertanggung jawab, karena ini sudah sampai nyawa yang hilang. Iya, semua yang terkait mulai dari pihak sekolah dan pengelola kolam renang harus bertanggung jawab," kata Oman kepada wartawan, Selasa (21/12/2021).

Baca juga: Bocah 7 Tahun Tewas di Kolam Renang, Ini Penjelasan Pemilik Waterboom BIM

Oman juga mempertanyakan soal pengawasan pihak sekolah maupun petugas pengawas kolam renang, atas tenggelamnya bocah 7 tahun. Sebab seharusnya, anak bermain di kolam yang dangkal.

"Ini yang saya sayangkan terkait insiden tersebut, tempat bermain jadi seperti belum ramah anak. Pengawasan pihak sekolah maupun pengawasan oleh pengelola masih sangat kurang," ujar Oman.

Baca juga: Anak 7 Tahun di Rangkasbitung Tewas Tenggelam di Kolam Renang

Namun dikatakan Oman, peran orangtua dalam kegiatan-kegiatan semacam itu tidak kalah penting. Ketika mendampingi kegiatan anak, orangtua harus juga ikut benar-benar mengawasi.

"Jangan sampai orangtua juga sibuk sendiri atau asyik dengan kegiatannya dan yang jadi pertanyaan juga apa pihak sekolah sudah memberikan arahan dan imbauan kepada masing-masing orangtua sebelum kegiatan dimulai?," tanya Oman. (Gun/TN3)

Komentar