Makam Wanita Muda di Cilegon Dibongkar Polisi

Sejumlah petugas gabungan Satreskrim Polres Cilegon dan Diasaster Victim Identification (DVI) Polda Banten saat berada di makam Maureend Dwi Asmarani untuk melakukan pembongkaran. (Foto: TitikNOL)Sejumlah petugas gabungan Satreskrim Polres Cilegon dan Diasaster Victim Identification (DVI) Polda Banten saat berada di makam Maureend Dwi Asmarani untuk melakukan pembongkaran. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL – Petugas Satreskrim Polres Cilegon dan Diasaster Victim Indentification (DVI) Polda Banten, membongkar makam Maureend Dwi Asmarani (19) warga Lingkungan Pecek, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

Pembongkaran makam dilakukan, karena adanya kejanggalan dalam kematian remaja yang masih sekolah di salah satu SMK di Kota Cilegon tersebut. Maureend Dwi Asmarani sendiri meninggal pada 16 Mei 2016  lalu, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panggung Rawi, Kota Cilegon.

Informasi yang berhasil dihimpun, sebelum meninggal, Maureend melakukan aborsi di salah satu klinik di Kota Cilegon, untuk menggugurkan kandungan dari hasil hubungan gelap dengan pacarnya. Maureend pun sempat menjalani perawatan di RSUD Panggung Rawi, karena mengalami pendarahan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas gabungan Satreskrim Polres Cilegon dan Diasaster Victim Identification (DVI) Polda Banten langsung melakukan autopsi kepada jasadnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. (Ardi/red)

Komentar