Maling Kotak Amal Terekam CCTV

Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)
Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)

SERANG, TitikNOL - Kotak amal di Masjid Al Barokah, Jalan KH Sochari, Lingkungan Pekojan, Kelurahan Sumur Pecung, Kota Serang dijebol maling. Akibatnya, uang sekitar ratusan ribu raib digondol oleh seorang pria tidak dikenal dalam aksi pencurian tersebut.

Informasi yang diperoleh, aksi pencurian ini diperkirakan terjadi pada Selasa (11/12/2018) sekira pukul 08.00 WIB. Berdasarkan rekaman Camera Closed Circuit Television (CCTV), seorang pria tidak dikenal terekam kamera membawa dua kotak amal yang tersimpan di dalam masjid.

“Kejadiannya pagi hari. Kayaknya, si pencurinya ini udah ngincer kotak amal itu. Soalnya, pas beres salat subuh, warga di sini masih ada yang ngopi sampai jam 07.30,” kata Ketua RT 01/21 Lingkungan Pekojan, Tb Nana Suryana.

Dari rekaman itu, pencuri kotak amal sukses melancarkan aksinya dengan memasuki pintu samping Masjid Al Barokah. Warga pun saat itu tidak ada yang menaruh curiga lantaran pria tidak dikenal tersebut sempat ikut salat berjamaah bersama warga lainnya.

"Malingnya pinter. Beres salat, dia nunggu di samping masjid sambil tiduran. Dia nunggu sampai masjid bener-bener sepi. Biasanya kan kalau sudah sepi, masjid ini kita kunci. Nah, pencuri itu sengaja ngebukain jendelanya supaya dia bisa masuk," ujar Nana.

Rupanya, aksi pencurian di Masjid Al Barokah bukan kali pertama terjadi. Selang dua minggu yang lalu, seorang pria tidak dikenal juga terekam CCTV menggondol satu set mikropon masjid, setelah tidak menemukan barang berharga di dalam masjid.

"Yang kemarin itu, kotak amalnya emang lagi kosong. Kayaknya pas dia intip, enggak ada uangnya. Makanya, apa aja diambil, ya mikropon itu yang dicuri," tutur Nana.

Yang terparah, tiga unit sepeda motor juga menjadi sasaran maling saat terparkir di depan Masjid Al Barokah beberapa waktu silam. Untuk mencegah aksi pencurian semakin panjang, pengurus Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Al Barokah lalu memasang CCTV di lingkungan masjid.

"Sudah beberapa kali kami laporin juga ke polisi. Tapi emang jarang dapat respons. Kami sih pengennya di sini bisa aman, supaya jamaah yang mau ibadah juga enggak merasa was-was karena takut barang berharganya hilang," ungkap Nana. (Awi/TN3)

Komentar