LEBAK, TitikNOL - General Manager (GM) Support Project PT Cemindo Gemilang, Sigit Indrayana, enggan menanggapi soal perputaran uang dalam proses bongkar muat di dermaga khusus yang ada di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.
Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sigit hanya menyatakan, bahwa kegiatan bongkar muat di pelabuhan Bayah (Terminal Khusus Cemindo Gemilang) melibatkan tenaga kerja lokal, dengan melibatkan koperasi nelayan.
"Segala aktivitas di Terminal Khusus, termasuk bongkar muat, dilakukan secara transparan dan sesuai prinsip bisnis," ujar Sigit, Minggu (24/7/2016).
Baca juga: Wah! Perputaran Uang Bongkar Muat di Dermaga PT Cemindo Capai 5 Miliar
Namun saat disinggung soal adanya "pungutan" Rp5 ribu per ton dari proses bongkar muat batu bara dan clinker dan Rp7 ribu per ton untuk bongkar muat semen dari pihak Perusahaan Bongkar Muat (PBM),dirinya enggan berkomentar banyak.
"Silahkan konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan di atas. Titiknol bukan media yang pertama membahas hal ini dan Muspika Bayah sudah mengklarifikasi, terima kasih dan salam," pungkas Sigit. (Gun/red)