SERANG, TitikNOL - Akibat minim kesadaran, Sungai Cibanten, sungai bersejarah yang dulu menjadi akses perekonomian dan perdagangan, kini ternodai oleh tumpukan sampah rumahan. Akibatnya, sungai menjadi kotor dan menimbulkan udara tidak sedap.
Ketua RT 04, RW 02 Link Pekarungan, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang Wawan Ridwan mengatakan, pemandangan tidak mengenakkan itu telah berlangsung sejak satu bulan.
Menurutnya, bertumpuknya sampah di Sungai Cibanten disebabkan oleh tidak adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Link Pekarungan. Akibatnya, sungai Cibanten menjadi akses alternatif para warga membuang sampah.
"Ya masyarakat enggak patuh karena pembuangan sampahnya kemana? enggak ada, ya terpaksa buangnya ke sungai," katanya saat ditemui rumahnya,bSelasa, (20/8/2019).
Ironisnya, sampai saat ini sungai Cibanten masih menjadi prioritas masyarakat untuk bersih-bersih seperti mandi, cuci, kakus (MCK).
Untuk menghindari bakteri, para warga selalu membersihkan tumpukan sampah yang menghambat aliran sungai sebelum melakukan bersih-bersih.
"Di sini ekonominya lemah, jadi enggak punya sumur atau air jetpam. Dulu bikin MCK, sekarang mah udah ancur," ujarnya.
Wawan menduga, kotornya sungai Cibanten tidak hanya di cemari oleh sampah, melainkan dijadikan pembuangan limbah oleh pihak tertentu. Pasalnya, bau tidak sedap sering merambah ke pemukiman warga.
"Kotornya akibat pembuangan limbah, dulu mah jam satu jam 2 malem limbah Rumah Sakit suka dibuang, sekarang mah kayaknya ada yang nampung, tapi ada juga limbah dari pasir, saya juga ada contohnya air tercemarnya di botol," terangnya.
Ia pun mengaku, sebagian dari warga tidak jarang terkena penyakit gatal-gatal yang disebabkan dari air sungai.
"Ya khawatir ada penyakit, makanya setiap mau mandi sampainya dibersihkan dulu," tukasnya. (Son/Tn1)
Air Sungai Meluap, Ratusan rumah di Kabupaten Serang terendam Banjir
Jalan Raya Cilegon - Anyer Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet 2 Kilometer
Prediksi Manchester City vs Bristol City yang Akan Berlaga 10 Januari 2018
Sungai Ciujung Meluap, Satu Desa di Kabupaten Serang Terendam Banjir
Klinik Diduga Ilegal Digerebek, Ternyata Pemiliknya Mantan Cleaning Service
Area Sawah Ikut Tergusur Proyek Normalisasi Cibanten
Sungai Ciberang Meluap, Puluhan Rumah di Lebak Terendam Banjir