Miris, Warga di Ibu Kota Banten Ini Konsumsi Air Kotor dari Irigasi

Seorang warga sedang melakukan aktivitas di saluran irigasi yang kotor. (Foto: TitikNOL)Seorang warga sedang melakukan aktivitas di saluran irigasi yang kotor. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Sulitnya air bersih di beberapa wilayah di Kota Serang, membuat sejumlah warga terpaksa menggunakan air saluran irigasi kotor yang sudah hitam dan tercampur sampah untuk keperluan sehari-hari.

Selain untuk mandi dan mencuci baju, warga pun terkadang menggunakan air kotor itu untuk keperluan memasak. Mirisnya, aktivitas itu dilakukan warga setiap harinya.

Rosihah (60) misalnya. Warga asal Kampung Pranan, Kelurahan Terumbu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang ini, setiap harinya mencuci baju, mandi, bahkan mengambil air untuk memasak sehari-hari dari air tersebut.

"Air ini buat mandi, nyuci baju, buat masak nasi. Ya ngambil airnya pake drijen, kalau untuk minum mah Beli di warung galon Rp3.500. Kalau buat masak gak bisa harus banyak. Engga punya duitnya," kata Rosihah ditemui di saluran irigasi, Kelurahan Terumbu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Rabu (6/9/2017).

Rosihah mengaku, meski setiap hari harus merasakan dampak gatal-gatal akibat mandi di tempat tersebut, Ia pasrah mengingat sulitnya mencari air bersih di daerah tersebut.

"Gatel lah, gimana lagi kalau gak di sini gak bisa mandi. Susah cari air bersih," ungkapnya.

Tak hanya Rosihah, hal serupa dirasakan Runah (50) warga Kampung Pademangan, Kelurahan Trumbu Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Sehari-harinya Runah dan warga lainnya mandi di tempat tersebut.

"Ya gimana lagi kita, kan butuh mandi semua juga pakai air irigasi. Sudah jadi kebutuhan sehari-hari ini mah," pungkasnya. (Gat/red)

Komentar