Mobil Pengunjung Cilegon Center Mall Dibobol Maling, Pengelola Parkir Terkesan Lepas Tangan

Ifan Gondrong saat melihat pintu mobilnya yang dibobol maling. (Foto: TitikNOL)
Ifan Gondrong saat melihat pintu mobilnya yang dibobol maling. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Kendaraan pengunjung Cilegon Center Mall dibobol maling. Tas berisikan dua unit hp, laptop, buku tabungan dan dokumen perusahaan raib digondol pelaku. Parahnya lagi, mall yang diklaim terbesar di Kota Cilegon itu tidak dilengkapi kamera CCTV di area parkiran.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, mobil Karimun Estilo dengan nomor polisi A 1435 AI yang diketahui milik Ifan Gondrong itu dibobol maling saat parkir di basement lantai 2 Cilegon Center Mall.

"Saya bersama istri masuk Cilegon Center Mall itu sekira pukul 14:43 WIB. Kemudian pas saya pulang sekira pukul 15:45 WIB, pintu mobil saya yang parkir di basement lantai 2 ternyata sudah dalam kondisi terbuka. Setelah saya cek tas saya yang berisi dua unit hp, laptop, buku tabungan dan dokumen perusahaan sudah nggak ada lagi mobil," ungkap Ifan Gondorong, saat ditemui di Cilegon Center Mall, Jumat (14/12/2018).

Setelah mengatahui mobilnya dibobol maling, kata Ifan, ia langsung memberitahalu kepada petugas security dan parkir dengan tujuan untuk menanyakan kamera CCTV.

"Petugas parkir bilang kalau di basement emang nggak ada CCTV. Ini parah sekali masak mall sebesar ini nggak ada kamera CCTV," keluh Ifan.

Parahnya lagi, ungkap Ifan, pengelola parkir mengaku tidak bisa bertanggung jawab atas hilangnya barang miliknya tersebut.

"Kata pihak pengelola parkir mereka tidak tanggung jawab, karena karcis parkir itu sudah ada tulisan bahwa barang berharga tidak boleh ditinggalkan dalam mobil saat parkir," jelasnya.

"Saya akan lapor ke Polres Cilegon atas kejadian ini," ujarnya.

Sementara itu tidak adanya kamera CCTV di basement Cilegon Center Mall diakui oleh Irman, salah seorang karyawan PT Securindo Packatama Indonesia selaku pengelola parkir.

"Memang belum ada kamera CCTV disini pak," akunya. (Ardi/TN3)

Komentar