Muktamar X Al- Khariyah Akan Dibuka Jokowi dan Ditutup KH Maruf Amin

Ketua PB Al - Khairiyah Ali Mukahidin dan jajaran panitia Muktamar ke - X saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: TitikNOL)
Ketua PB Al - Khairiyah Ali Mukahidin dan jajaran panitia Muktamar ke - X saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Al-Khairiyah akan menggelar Muktamar ke - X di Kampus Al-Khairiyah Citangkil, 21-23 Oktober 2021. Salah satu agenda Muktamar itu adalah pemilihan Ketua Pengurus Besar (PB) Al- Khairiyah periode 2021-2026.

Perlu diketahui, Al-Khairiyah merupakan salah satu organisasi dan lembaga pendidikan tertua di Banten yang lahir sejak 1925. Hampir satu abad berkiprah, Al-Khairiyah terus memberikan kiprah positif bagi pendidikan di Banten.

Muktamar Al - Khairiyah tersebut akan diiukuti oleh pengurus pusat, majelis suro, pengurus wilayah, pengurus daerah dan pengurus cabang-cabang istimewah se-Indonesia.

"Muktamar ini adalah media alat pengambilan keputusan tertinggi organisasi yang di antaranya akan membahas AD/ART, program kerja dan rekomendasi dan garis besar haluan organisasi,” kata Ketua Steering Committee (SC) Muktamar ke -X Al -Khairiyah, Alwiyan Qasyid Syam’un dalam keterangan persnya, Rabu (20/10/2021).

Muktamar tersebut rencananya akan dibuka dan mendapatkan sambutan oleh Presiden RI Joko Widodo secara virtual.

"Muktamar akan dibuka melalui siaran virtual Presiden RI Joko Widodo. Kemudian sambutan-sambutan oleh Menteri Bappenas RI Suharso Monoarfa dan Gubernur Banten Wahidin Halim. Wakil Presiden RI KH. Maruf Amin yang akan menutup pelaksanaan nuktamar, " jelasnya.

Selain itu, dalam muktamar itu juga akan ada agenda peletakan batu pertama rencana bantuan Kementrian PUPR pembangunan gedung Universitas Al-Khairiyah oleh Menteri PUPR RI M. Basuki Hadimulyono.

Tujuan dari Muktamar adalah mencapai organisasi yang dapat mengembangkan pendidikan dan dakwah islamiyah dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah, cerdas, terampil, dan patriotik menuju masyrakat adil dan makmur berdasarkan Al-Quran dan Al-Hadits.

Adapun inti dari Muktamar Al-Khairiyah akan dilakukan sejumlah sidang pleno yang terbagi menjadi tiga sidang komisi seperti Bidang Organisasi, Bidang Program Kerja, dan Bidang Rekomendasi. Selain itu juga akan ada penyampaian LPJ Ketua Umum PB Al-Khairiyah priode 2016-2021 dan pemilihan Ketua Umum PB Al-Khairiyah priode 2021-2026.

Diketahui , di masa jabatan Ketum PB Al-Khairiyah KH. Ali Mujahidin telah berhasil membawa Al-Khairiyah lebih baik lagi dan menyelesaikan program-program rekomendasi hasil Muktamar Al-Khairiyah ke-9.

Pencapaian PB Al-Khairiyah diantaranya adalah berhasil mendaftarkan Al-Khairiyah sebagai Organisasi Kemasyarakatan di Kemendagri, Anugrah Pahlawan Nasional Brigjen KH. Syamun oleh Presiden RI, dan berhasil mendirikan Universitas Al-Khairiyah. (Ardi/TN2).

Komentar