Nelayan di Bayah Tuding PT Cemindo Tak Komitmen

PT Cemindo Gemilang. (Dok: semenmerahputih)
PT Cemindo Gemilang. (Dok: semenmerahputih)

LEBAK, TitikNOL - Sejumlah nelayan di Bayah mengaku kecewa dengan pihak PT Cemindo Gemilang yang mengabaikan nota kesepakatan yang di tandatangani pada 18 September 2014 lalu, antara pihak nelayan yang di wakili ketua Himpunan Nelayan Bayah (HNB) Didi Firmansyah, dengan pihak PT Cemindo Gemilang yang di wakili Dadik Setyo Widodo selaku GM Bayah Project.

Agung (29), salah seorang pengurus kelompok nelayan Bayah, mengaku kecewa karena nota kesepakatan bersama yang telah dibuat dengan pihak nelayan, tidak semuanya dipenuhi oleh pihak PT Cemindo Gemilang.

"Sampai sekarang belum ada pembuatan untuk tambatan kapal dan perahu nelayan, termasuk program pelatihan kerja untuk anak nelayan di CSR nggak jelas," ujar Agung kepada TitikNOL, Kamis (21/7/2017) melalui sambungan telepon.


Baca juga: PT Cemindo Gemilang Diminta Tinjau Ulang MoU Pengelolaan Dermaga

Selain itu kata Agung, beberapa poin dalam kesepakatan yang sudah dipenuhi oleh pihak PT Cemindo Gemilang tidak optimal, seperti pemberian alat tangkap ikan dan pemberian beasiswa kepada anak nelayan.

"Beasiswa untuk anak nelayan baru dua kali selama setahun, pemberian alat tangkap ikan seperti jaring, juga tidak semua merata kepada para nelayan," beber Agung.

Disinggung dampak jika tidak dibangun tambatan untuk kapal atau perahu nalayan, menurut Agung akan berbahaya bagi para nelayan. Karena jika tidak ada tambatan kapal, nelayan kesulitan bersandar saat kondisi air laut sedang pasang.

"Dulu sebelum ada dermaga kapal para nelayan bisa sandar dengan aman meski air laut pasang, tapi sekarang berisiko sekali. Karena kapal nelayan kesulitan sandar, kalau air laut sedang pasang. Mereka memaksakan sandar ke muara dan ini sangat berbahaya," pungkasnya. (Gun/red)

Komentar