Nelayan Hilang Dihantam Ombak Pantai Tanjung Panto Ditemukan Tewas

Petugas tim SAR saat mengevakuasi jasad Erik ke pantai. (Foto: Ist)Petugas tim SAR saat mengevakuasi jasad Erik ke pantai. (Foto: Ist)


LEBAK, TitikNOL - Setelah melakukan pencarian selama tiga hari dengan menyisir pantai dari lokasi kejadian hingga ke Pantai Bageudur Malingping, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Jasad Erik (18), seorang nelayan warga Kampung Tanjung Panto RT17/RW04, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.

Erik sebelumnya dilaporkan hilang dihantam ombak besar, saat tengah berada di Bagang (perahu rumah) untuk mencari ikan di area tangkap ikan pantai Tanjung Panto pada Kamis (30/11/2017) lalu.

Jasad Erik ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di sekitar Pantai Wanasalam, sekira pukul 08.00 WIB, Minggu (3/12/2017).

AKP Riyadi Kapolsek Wanasalam, membenarkan penemuan tersebut.

"Iya betul sudah ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB, di pantai Wanasalam dengan keadaan meninggal dunia dan langsung diserahkan ke pihak keluarga. Saya sendiri yang menyerahkan kepada keluarganya," ujar Riyadi diujung telepon selulernya.

Sementara itu, Operasi SAR gabungan saat pencarian melibatkan pihak KPP Banten sebanya 6 orang, Polsek Wanasalam 2 orang, Koramil Malingping 2 orang, TRC BPBD Lebak 2 orang, PMI Lebak 2 orang, Madur Rescue 2 orang, Tagana 2 orang dan Masyarakat setempat

Alat yang digunakan oleh Tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian yakni Rubber Boat KPP Banten 1 unit, Kapal Nelayan Tanjung Panto 2 unit, Kapal Nelayan Sibolga 3 unit, Rescue Carrier 1 unit dan Mobil Patroli Polsek Wanasalam.

Dengan telah ditemukannya jasad korban, seluruh Tim SAR gabungan sudah dikembalikan kepada ke satuannya masing-masing. (Gun/red)


Komentar