Ngaku Deg-degan saat Lintasi Jembatan Dalung, Wali Kota Serang: Tahun Depan Dibangun

Wali Kota Serang Syafrudin, saat mengecek jembatan gantung yang menghubungkan kelurahan Karundang dan Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. (Foto: TitikNOL)Wali Kota Serang Syafrudin, saat mengecek jembatan gantung yang menghubungkan kelurahan Karundang dan Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Lantai jembatan gantung yang menghubungkan kelurahan Karundang dan Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang lapuk dimakan usia.

Pasalnya, warga yang melintasi jembatan gantung ini harus ekstra hati-hati saat melangkah agar tidak terperosok dikarenakan alas jembatan terbuat dari bambu.

Merespon banyaknya keluhan dari masyarakat, Wali Kota Serang Syafrudin, turun langsung mengecek sekaligus melintasi jembatan Dalung untuk turut merasakan yang dikeluhkan masyarakat.

Setelah dua kali melintas, ia mengatakan kondisi jembatan Dalung yang gantung memang tidak patut menjadi jalur lalu lintas masyarakat dan anak sekolah. Di sisi lain, sling yang sudah berkarat ditakutkan putus seketika saat dilalui.

"Jembatan ini memang tidak layak pakai dan akan menimbulkan bahaya dari slingnya putus. Oleh karena itu, kami menghimbau untuk ditutup sementara. Tapi kalau warga memaksa memakai jembatan ini, terpaksa saya akan pasang rambu-rambu," katanya saat ditemui di lokasi. Senin, (23/9/2019).

Ia juga mengaku gemetaran setelah melintasi jembatan. Sebab lapuknya jembatan yang termakan usia tersebut mudah bergoyang walaupun hanya dilintasi oleh dua orang.

"Ya rada deg-degan karena goyang-goyang ya. Saya lihat slingnya itu udah nggak kuat, ditambah alasnya dari bambu," ujarnya.

Syafrudin berjanji, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan menggelontorkan anggaran sebanyak 1,5 miliar untuk pembangunan jembatan gantung Dalung pada tahun depan.

Tidak hanya itu, ia pun memastikan jembatan itu dapat dilalui oleh sepeda roda dua. Agar masyarakat dan anak sekolah dapat melaluinya dengan mudah dan tidak membahayakan keselamatan.

"Kemudian tahun 2020 pasti kami akan anggarkan untuk dibuat jembatan gantung ini yang baru. Mungkin akan lebih lebar, tadinya satu meter akan dibuat 2 meter. Sehingga dapat dilalui lintas motor. Ya kurang lebih kayak yang di Pekarungan itu 1,5 miliar," tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) M. Ridwan mengatakan, di wilayah Kota Serang masih ada tiga jembatan gantung lagi yang kondisinya memprihatinkan.

"Ada 5 di Kota Serang yang jembatannya masih gantung. Tapi 2 jembatan udah kami bangun ditahun ini," katanya.

Untuk membangun jembatan Dalung, kata Ridwan, pihaknya akan menganggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni pada tahun 2020.

"Kami akan buat nanti lebih kokoh dari ini, karena ini kan swadaya masyarakat ya. Sesuai intruksi pak Wali di tahun 2020 APND Murni," tukasnya. (Son/TN1)

Komentar