SERANG, TitikNOL - Seorang oknum guru di Kota Serang, dilaporkan oleh sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) bernama Komunitas Kritis Indonesia, karena dianggap postingannya di media sosial sarat menghina Menko Polhukam Wiranto, saat beredar video kejadian penusukan di Alun-alun Menes, Pandeglang.
"Kami meminta agar oknum guru tersebut segera dipanggil oleh Dinas Pendidikan, karena kami anggap tak pantas. Terutama karena terlapor adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang membuat status seperti itu," kata Koordinator Komunitas Kritis Indonesia, Hendrik, Selasa (15/10/2019).
Ia pun sudah melakukan pelaporan atas viralnya postingan oknum ASN tersebut ke Dindik Kota Serang, terkait postingan yang bersamaan dengan kasus penusukan Menko Polhukam.
"Semua berkas photo status di media sosial tersebut berbunyi negatif atas apa yang terjadi dalam kasus penusukan menteri, kami sudah melaporkan semuanya," ungkapnya.
Pihak ormas juga akan melakukan pelaporan terhadap kepolisian, jika pihak Dindik tidak memanggil oknum guru yang postingan di medsos sempat viral.
"Kami akan melaporkan juga ke pihak kepolisian jika memang tidak ada tindak lanjutnya," tegasnya. (Gat/TN1)
Air Sungai Meluap, Ratusan rumah di Kabupaten Serang terendam Banjir
Jalan Raya Cilegon - Anyer Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet 2 Kilometer
Prediksi Manchester City vs Bristol City yang Akan Berlaga 10 Januari 2018
Sungai Ciujung Meluap, Satu Desa di Kabupaten Serang Terendam Banjir
Klinik Diduga Ilegal Digerebek, Ternyata Pemiliknya Mantan Cleaning Service
Sungai Ciberang Meluap, Puluhan Rumah di Lebak Terendam Banjir
Area Sawah Ikut Tergusur Proyek Normalisasi Cibanten